550 Pedagang Protes Aturan Sepihak Developer

IMG-20170324-WA0036-640x360
JurnalNusantara.com – Tak puas dengan keputusan pengembang, sebanyak 550 pedagang yang berada di penampungan sementara menolak perlakuan dan aturan sepihak dari PT.Camar Bulan selaku developer baru di pusat komersial Kawasan Berikat Nasional (KBN) di Gedung Mawar SBU Blok F-01 kawasan Cakung, Cilincing, Jakarta Utara.

Dikatakan Nursosiawan selaku koordinator pedagang, harga yang ditawarkan selangit. Tanpa melihat dan mengerti kemampuan para pedagang yang justru menghadapi sepi pembeli alias omzet menurun drastis.

“Yang pasti, kami merasa sangat dirugikan. Bisa bertahan sampai sekarang saja, sudah bersyukur. Karena itu, kami minta agar PT. Camar Bulan, bisa memahami keluhan pedagang,” tegas Nursosiawan alias Bob yang diperkuat pernyataan rekan pedagang lain, Zainal dan Sofyan kepada media Jurnalnusantara.com, belum lama ini di Jakarta.

Lebih lanjut Bob mengatakan rencana langkah pemindahan karena tempat penampungan sementara akan dibongkar, jelas membuat para pedagang kelabakan. “Kami pun diintimidasi. Terlebih untuk kepindahan di pasar yang baru, soal harga kios tanpa lebih dulu kompromi dengan kami para pedagang,” ungkapnya.

Tak hanya itu harapan para pedagang meminta agar sewa kios pertahun untuk ukuran 3 X 3 meter sesuai kesanggupannya sebesar Rp. 15 juta. Sedang untuk ukuran 3 X 4 diminta Rp. 18 juta. Namun pihak pengembang mematok Rp. 65 juta untuk ukuran 3 X 3 dan 3 X 4 sebesar Rp. 85 juta untuk dua tahun sekaligus.

“Selain tanpa kompromi lebih dulu, penentuan sewa kios di pasar yang baru, jelas sangat memberatkan para pedagang,” ujar Armayzon, Ketua DPD APPSINDO Jakarta Utara, membela 550 pedagang yang bakal diusir secara paksa tersebut.

Sementara itu Hendry Santoso selaku Manajer Operasional dari PT.Camar Bulan, menegaskan bahwa pihaknya telah membuat pengumuman yang sudah diketahui para pedagang di tempat penampungan sementara KBN.

“Kami segera menutup akses keluar masuk di pasar penampungan sementara. Bahkan kami akan melakukan pembongkaran secepat mungkin,” tandasnya. (s handoko)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *