GMDM Berantas Narkoba Dengan Cinta Kasih Keluarga

Ketua Umum GMDM bersama peserta ToT perangi narkoba dengan cinta kasih keluarga
Ketua Umum GMDM bersama peserta ToT perangi narkoba dengan cinta kasih keluarga

JurnalNusantara.com – Masalah narkoba yang merupakan masalah utama di dunia, keberadaan Indonesia telah dikepung oleh narkoba karena Indonesia dinilai sebagai surga dunia. Oleh karena itu, diperlukan pembenahan oleh pemerintah maupun masyarakat dengan cara membangun kerukunan dan sinergitas yang baik.

Hal ini disampaikan Drs. Waskito Budi Kusumo, MSI, Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Nafza Kemensos, saat menghadiri Training of Trainers (TOT) yang bertema “Perang Terhadap Narkoba (Fight Against Drugs) yang diselenggarakan  BAKORNAS IPWL GMDM, Sabtu (27/5/2017) di kantor BAKORNAS GMDM, Jakarta.

Drs Wakito Budi Kusumo, Direktur Nafza Kemensos memberikan presentasi
Drs Wakito Budi Kusumo, Direktur Nafza Kemensos memberikan presentasi

“Kuncinya adalah harus membangun kerukunan, artinya bagaimana membangun sinergitas dan kekompakan. Saya minta BNN dan aparat penegak hukum fokus untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan, dan kami yang menangani rehabilitasi.” ujar Budi.

Dalam rehabilitasi, tambah Budi, kekuatan kerukunan juga menjadi andalan keberhasilan. Masalah rehabilitasi sebenarnya masalah mikro yang dapat diatasi dengan cara menguasai aspek pencegahan dan rehabilitasi.

Jerry Patinasarany,  pemilik sebuah yayasan dan juga mantan pengguna narkoba berpendapat bahwa setiap masalah besar pasti ada kuncinya. Menurutnya, kunci dalam mengatasi narkoba adalah menjadikan keluarga sebagai sebuah benteng dengan penuh rasa cinta dan kasih keluarga.

“Kekuatan ini bisa mengalahkan sindikat narkoba. Kekuatan spirit ini harus ada dalam keluarga karena kalau keluarga kuat, saya yakin komunitas menjadi kuat. Hanya dengan cinta, kita bisa merubah orang. Kalau keluarga berfungsi, maka penanganan narkoba menjadi kunci keberhasilan.” tegas Jerry.

Jerry merasa bangga dengan keberadaan GMDN karena prinsip yang dipakai adalah menjadikan korban narkoba sebagai keluarga besar yang diharapkan dengan cinta yang diberikan mampu mengatasi penyalahgunaan narkoba. (my)

 

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *