Mau Jalan-Jalan ke Monas, Santri Ini Malah Telantar

IMG-20170611-WA0061-512x288

JurnalNusantara.com – Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur menyelamatkan 7 orang santri telantar di bekas Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Mulanya santri itu ingin jalan-jalan ke Monumen Nasional dan Bundaran Hotel Indonesia, namun karena tidak tahu jalan mereka malah tersesat dan telantar.

Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Benny Martha mengemukakan, anak-anak santri itu dilaporkan warga ke Dinas Sosial DKI Jakarta. Kemudian mereka segera diselamatkan dan dipulangkan ke daerah asal mereka.

“Mereka mengaku dari Pondok Pesantren Al- Hadi yang berada di Desa Padangan, Kecamatan Padangan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,” tandas Benny saat dihubungi Minggu (11/6).

Ia melanjutkan, santri-santri itu mengaku ingin jalan-jalan ke Monas dan Bundaran HI, namun masing-masing dari mereka hanya membawa uang 200-250 ribu rupiah. Sedangkan bus yang mereka tumpangi dari Bojonegoro sudah menghabiskan uang mereka 200 ribu rupiah.

Mereka sudah tersesat di jalan selama dua hari. Mereka tidak punya kerabat di Jakarta dan tidak membawa telepon selular. Mereka pun kehabisan ongkos dan sempat meminta makanan kepada pedagang di bekas Terminal Pulogadung.

“Menurut pengakuan mereka, orang tua mereka atau pihak pondok pesantren tidak mengetahui keberadaan mereka di Jakarta,” ujar Benny.

Ketujuh santri ini, katanya, nekat ke Jakarta karena ingin liburan usai mengikuti Ujian Nasional Madrasah Tsanawiyah. Sedangkan di pondok sendiri tidak ada kegiatan  sama sekali. Akhirnya mereka bertujuh sepakat berlibur Ke Jakarta.

“Sekarang sudah kami pulangkan ke daerah asalnya Bojonegoro. Kami memulangkan mereka dengan menggunakan Bus hingga sampai di sana,” kata Benny. (red/MH-DS)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *