Izin Dicabut, Kuasa Hukum First Travel Sampaikan Sanggahan

IMG_20170809_133032-640x480

JurnalNusantara.com – PT First Anugerah Karya Wisata (First Travel) bersama kuasa hukum Dr. Eggi Sudjana,SH,M.Si dari Kantor Pengacara Eggi Sudjana & Partners mendatangi Kantor Kementerian Agama di Lapangan Banteng Jakarta Pusat, untuk menyampaikan sanggahan terkait penjatuhan sanksi administratif pencabutan izin penyelenggaraan PT First Travel sebagai penyelenggara perjalanan ibadah umrah.

“Terkait dengan permasalahan yang terjadi saat ini, dari tahun 2011-2016 klien kami tidak pernah menemui kendala terhadap dokumen keberangkatan ke Tanah Suci. Semua dokumen dapat kami sediakan tepat waktu dan berangkat sesuai jadwal.” jelas Eggi Sudjana, Rabu (9/8/2017) di Jakarta.

Adapun pada bulan Maret 2017, kata Eggi, kendala dalam pengurusan dokumen visa umrah dapat ditanggulangi oleh klien kami dengan baik dan telah memberikan penjelasan kepada jamaah.

“Klien kami tetap berkomitmen memberikan fasilitas yang baik untuk menunggu visa terbit dan tetap memberangkatkan jamaah ke Tanah Suci dan kembali ke tanah air dengan selamat.” tegas Eggi.

Sejauh ini, lanjut Eggi, terdapat kendala diluar kuasa klien kami yang kemudian dimanfaatkan oleh beberapa jamaah untuk melakukan demo pada kantor klien kami. Alhasil, kinerja operasional klien kami ditinggalkan oleh karyawannya disaat sedang melakukan pendataan jamaah dan keluhannya.

“Kami mohon kepada Kementerian Agama untuk memberikan kesempatan kepada klien kami memperbaiki dan bertanggungjawab kepada jamaah tanpa memberikan sanksi pencabutan izin.” pungkas Eggi.

Sementara itu, dalam pertemuan dengan Kuasa Hukum First Travel, pihak Kementerian Agama minta waktu selama satu minggu untuk mengkaji atas keberatan yang disampaikan oleh Kuasa Hukum First Travel.

“Harapan kami Insya Allah dikabulkan untuk mencabut izin kami, karena sebagaimana dalam pertemuan dengan OJK sebelumnya, telah disepakati untuk memberikan kesempatan kepada klien kami untuk menyelesaikannya dalam waktu 30-90 hari.” pungkas Eggi.

Dalam kesempatan yang sama, Anniesa Hasibuan, pemilik First Travel membantah dirinya tidak bertanggung jawab. Ia mengklaim bahwa usaha yang telah dirintisnya bertahun-tahun tidak mungkin dibiarkan begitu saja dengan adanya permasalahan ini. (my)

 

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *