Indonesia Calon Tuan Rumah Piala Dunia 2034, MSBI : Pemerintah dan PSSI Harus Kaji Ulang Usulan AFF

IMG-20171007-WA0007
JurnalNusantara.com – ASEAN Football Federation (AFF) mengusulkan Indonesia menjadi calon tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand.

Usulan AFF untuk Indonesia ini berdasarkan keputusan bersama konsorsium yang digelar di Bali beberapa waktu yang lalu mendapatkan kritikan tajam dari Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI).

Kritikan MSBI terhadap pemerintah dan PSSI atas pencalonan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand dinilai sebuah kekeliruan.

Pasalnya, menurut Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman el Hakim sangatlah keliru apa yang dilakukan pemerintah dan PSSI dengan menerima usulan dari AFF untuk menjadikan Indonesia sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand.

“Ini sebuah kekeliruan, tidak lazim dan sangat merugikan secara politik, ekonomi, dan sosial budaya. Disamping itu, secara tidak langsung telah mengecilkan kemampuan bangsa Indonesia dimata dunia internasional,” kata Sarman dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (6/10).

Kenapa ada sebuah kekeliruan ? tanya Sarman kepada rekan media, karena Indonesia adalah salah satu negara dari lima negara Asia lainnya yakni, Australia, Jepang, Korsel, Indonesia dan Qatar, sebagai calon tuan rumah Piala Dunia 2022. “Lima negara tersebut mewakili negara-negara Asia dibawah Asian Football Confederation (AFC) yang pada 2009,” ujarnya.

Jadi apa yang dilakukan AFF dengan mengusulkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 sangatlah tidak relevan, mengingat AFF tidak terdaftar bahkan tidak diakui FIFA sebagai federasi sepak bola dunia.

“FIFA hanya mengakui AFC sebagai salah satu dari lima federasi sepak bola dunia,” imbuhnya.

Oleh karenanya, MSBI meminta pemerintah dan PSSI untuk mengkaji ulang keputusan pencalonan tuan rumah Piala Dunia 2034 yang diusulkan AFF. “Aneh rasanya kenapa keputusan itu harus melalui AFF, pasti ini ada bermuatan politis,” pikir Sarman.

Sebagai catatan, kata Sarman, sebenarnya kesempatan Indonesia menjadi penyelenggara Piala Dunia 2022 sangat terbuka, apabila pemerintah bersedia memberikan jaminan penyelenggaraan.”Mengingat Qatar yang sudah diputuskan FIFA untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022 masih diragukan kepastianya,” ungkapnya.

Artinya, kata Sarman, apabila Qatar dibatalkan ada satu negara yang kemungkinan besar akan ditunjuk oleh dunia yakni, Indonesia. Apabila pemerintah bersedia memberikan jaminan penyelenggaraan yang disahkan oleh tujuh Kementerian yaitu, Menteri Keuangan, Menteri Hukum dan HAM, Menteri Dalam Negeri, Menteri luar negeri, Kapolri dan panglima TNI.

” Tidak menutup kemungkinan Indonesia akan dipilih oleh dunia sebagai penyelenggara bersejarah yaitu Piala Dunia Tahun 2022,” tutup Sarman.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *