Gelar Wayang Kulit, Mensos : Lakon Srikandi Diharapkan Jadi Contoh Pahlawan Masa Kini

IMG-20171126-WA0000
JurnalNusantara.com – Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa bersama masyarakat menonton pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh Ki Manteb Soedharsono. Pagelaran wayang tersebut menandakan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Kemensos dalam rangka Hari Pahlawan 10 November di tahun 2017.

Hadir dalam kegiatan nonton wayang bersama Menteri Sosial Khofifah Indar Pawaransa antara lain, Dirjen Dayasos Kemensos Hartono Laras, Ketua Hari Pahlawan Agus Tansil dan dari unsur pemerintah, Kementerian, lembaga, tokoh masyarakat, mitra kerja Kementerian Sosial, Panitia Peringatan Hari Pahlawan 2017 serta masyarakat Jakarta dan sekitarnya.

Dalam kata sambutannya, Khofifah mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan arwah para pahlawan serta memperkokoh persatuan bangun negeri dan mengusung estetik heroik di mana heroisme pahlawan dimunculkan dari seni dan kebudayaan. “Itu juga bagian dari tema hari pahlawan pada tahun ini (2017),” ungkap Khofifah Indar Parawansa di gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Utama Kalibata, Jakarta, Sabtu (25/11) malam.

Menurutnya, tema tersebut diambil dengan harapan momentum peringatan tahun ini bisa membuat semakin bersatu padu membangun negeri. “Sehingga sekat agama, etnis, suku semua melebur. Kehidupan yang harmoni kita rajut. Ini memberikan makna yang besar bagi kita untuk merajut keberagaman dalam sebuah keberagaman kesatuan,” jelasnya.

“Pagelaran wayang kulit Ki Manteb Soedharsono ini, menandakan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan Kemensos dalam rangka Hari Pahlawan. Untuk itu, terima kasih kepada semuanya, mudah-mudahan ini bisa menjadi penguatan semangat kepahlawanan,” katanya.

Ki Manteb Soedharsono yang akan membawakan lakon Srikandi Kusumaningrat dalam cerita wayang kulit menerima wayang kulit Srikandi Kusumaningrat dari Mensos Khofifah Indar Parawansa yang menandakan dimulainya pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Pagelaran dengan lakon Srikandi Kusumaningrat itu menceritakan sosok seorang wanita yang memiliki keterampilan bela diri, memanah, berkuda, dan keahlian dalam bidang kepemimpinan. Diharapkan, kata Khofifah, keberanian dan kepahlawanannya menjadi contoh bagi pahlawan masa kini.

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Hari Pahlawan yang dilaksanakan tahun 2017 dimulai dengan kegiatan seruan kepada bangsa yang dihadiri putera-puteri pendiri bangsa di Jombang, Jawa Timur.

Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jelajah kapal kepahlawanan, Do’a lintas agama untuk pahlawan bangsa dan jalan sehat kebangsaan, Upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional, Upacara ziarah nasional di TMPN Utama Kalibata, Upacara tabur bunga dilaut, Ramah tamah dengan keluarga pahlawan nasional dan Perintis kemerdekaan, Olimpiade pahlawan, Ziarah wisata sejarah, Sarasehan kepahlawanan dan diakhiri dengan kegiatan Pagelaran wayang kulit semalam suntuk di pelataran gedung konvensi TMPN Utama Kalibata.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *