Pasar Mayestik Terapkan Sistem Pembayaran Digital

IMG-20171219-WA0025
JurnalNusantara.com – T-Cash dan JAKmikro secara resmi meluncurkan program Pasar Rakyat dan UMKM Go Digital berupa pembinaan dan pendampingan untuk meningkatkan literasi digital dan keuangan melalui program Mikro Bina, serta uji coba pembayaran dengan menggunakan Snap QR Code dari TCASH di pasar rakyat, guna mendukung digitalisasi perekonomian rakyat melalui UMKM.

Program hasil kerjasama T-CASH dan JAKmikro dengan Kamar Dagang lndustri (KADIN) Indonesia, KADIN DKI Jakarta, pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan PD Pasar Jaya ini akan menyasar ke UMKM, termasuk pedagang di pasar rakyat yang masih banyak mengandalkan transaksi tunai dan belum memiliki terminal transaksi elektronik. Sebagai Iangkah awal. program ini akan diluncurkan di Pasar Modern Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dengan target 50 pedagang pada saat soft launching.

Para pedagang ini juga akan dibekali pengetahuan tentang kemudahan dan keamanan serta pendampingan dan pembinaan secara berkesinambungan, bukan saja mengenai pelaksanaan dan manfaat transaksi digital bagi mereka, tetapi juga untuk meningkatkan literasi digital dan literasi keuangan untuk mengembangkan usaha UMKM. Untuk para pelanggan T-CASH, program ini akan memberi kenyamanan tersendiri, selain tidak perlu repot bawa uang tunai atau dompet, pelangganjuga bisa mendapatkan keuntungan, misainya berupa cashback.

“Kolaborasi strategis antara T-CASH dengan KADIN lndonesia, KADIN DKI Jakarta, PT Mikrobisnis Digital Sejahtera (JAKmikro), pemerintah provinsi DKI Jakarta, dan PD Pasar Jaya ini merupakan salah satu pen/vujudan visi kami untuk mendukung terciptanya cashless society di Indonesia. Program Pasar Rakyat dan UMKM Go Digital ini merupakan iangkah awal untuk membangun ekosistem keuangan digital yang terintegrasi bagi seluruh masyarakat tanpa terkecuali, menggunakan layanan produk digital berkualitas yang mudah digunakan.” ujar Ririek Adriansyah, Direktur Utama Telkomsel, Selasa (19/12/2017).

Pada saat yang sama, Debbie Sianturi, Director PT Mikrobisnis Digital Sejahtera (JAKmikro) menjelaskan, JAKmikro berkomitmen untuk memberdayakan ekonomi kerakyatan melalui digitalisasi UMKM, mengedukasi pelaku UMKM melalui program “mikro bina” dalam meningkatkan keahlian dan daya saing bisnis mereka, dengan penggunan teknoiogi digital “mikro pay” dan “mikro apps”. khususnya untuk mengikuti perkembangan teknoiogi finansial terkini. Program Pasar Rakyat dan UMKM Go Digital ini menjadi iangkah awal untuk mencapai tujuan kami, yang juga sejalan dengan target inklusifitas keuangan pemerintah.

“Buat saya ini merupakan hal yang sangat bagus dimana ini adalah waktunya bagi Indonesia untuk Go Digital. Dalam proses digital itu akan terjadi proses yang lebih mudah yang mengakibatkan terpotongnya jalur distribusi sehingga rakyat bisa menikmati harga murah,” ucap Debbie.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasrudin mengatakan, “Visi PD Pasar Jaya adalah menjadikan pasar tradisional dan modern sebagai faktor utama penggerak perekonomian daerah. Dengan perkembangan teknoiogi terkini. kami menyadari pentingnya edukasi dan sesi pendampingan bagi seluruh pedagang di pasar-pasar ini untuk menambah pengetahuan mereka akan tren teknologi terkini. Kami optimis program ini bisa diterima oleh para pedagang, serta membantu mereka untuk menjawab kebutuhan pelanggan dengan lebih nyaman dan cepat.”

Para pedagang yang telah melakukan transaksi digital menggunakan T-CASH bisa menerima dana pembayaran secara langsung ke rekening bank mereka. Untuk para pedagang yang belum memiliki rekening bank, T-CASH juga mempersiapkan channel-channel pencairan dana lainnya, seperti melalui koperasi setempat dan agen Bang T-CASH di sekitar Pasar Mayestik. Seiain kemudahan pencairan dana. T-CASH pun berkomitmen untuk membantu para pedagang untuk meningkatkan penjualan dan mengembangkan bisnisnya. melalui beragam inisiatif dan promosi, seperti kejutan cashback bagi pelanggan yang menggunakan metode transaksi digital ini.

Kerjasama ini merupakan perwujudan komitmen T-CASH, KADIN lndonesia, KADIN DKI Jakarta, PT Mikrobisnis Digital Sejahtera (JAKmikro), pemerintah provinsi DKl Jakarta, dan PD Pasar Jaya untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan target Presiden Joko Widodo dalam mempercepat tingkat inklusi keuangan hingga mencapai target 75% di akhir tahun 2019. Tak hanya itu, program ini pun sejalan dengan fokus pemerintah Indonesia dalam merealisasikan Gerakan Nasionai Non Tunai (GNND untuk meningkatkan kesadaran akan penggunaan instrumen pembayaran non tunai.

Menanggapi peluncuran program “Pasar Rakyat dan UMKM Go Digital” di Pasar Modern Mayestik, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta menyatakan, salah satu fokus pemerintah DKI Jakarta adalah pembinaan dan pendampingan kewirausahaan, khususnya dengan memanfaatkan kemajuan teknologi, yang diharapkan dapat mendukung tercapainya target 200,000 wirausahawan di Jakarta.

“Tentunya visi ini harus didukung bukan hanya oleh pemerintah, tetapi juga komunitas dan pemain industri. Karenanya, kami mengapresiasi langkah T-CASH, JAKmikro, dan PD Pasar Jaya yang memperkenaikan program ini, untuk mengedukasi para pedagang di pasar modern agar dapat benransaksi secara digital dan meningkatkan daya saingnya.” pungkasnya. (Amrul/my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *