Rekadaya Multi Adiprima Terima Penghargaan Industri Hijau 2017

IMG-20171224-WA0011
JurnalNusantara.com – Kementerian Perindustrian (KemenPerin) RI memberikan Penghargaan Industri Hijau Tahun 2017. Penghargaan untuk yang kedelapan kalinya akan diberikan kepada 133 perusahaan yang terdiri dari 118 industri skala besar, 14 industri skala menengah dan satu industri skala kecil.

Penghargaan diberikan oleh Sekjen Haris Munandar mewakili Menteri Perindustrian dan bertempat di Gedung Garuda Lt. 2 Kementerian Perindustrian.

Penghargaan Industri Hijau diselenggarakan oleh Kementerian Perindustiran melalui unit kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Industri, merupakan program pemberian penghargaan kepada perusahaan industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau dalam proses produksinya.

Program ini mendorong perusahaan industri untuk terus melakukan continuous improvement di segala lini dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi.

Setiap industri jika memenuhi penilaian akan menempati posisi klasifikasi, mulai Level 1 sampai Level 5 yang merupakan level tertinggi. Dari Total 133 Perusahaan, PT Rekadaya Multi Adiprima menjadi salah satu perusahaan peraih Penghargaan Industri Hijau yang diterima oleh Chief Executive of Business Development and Coorporate, Farri Aditya.

Farri mengatakan, penghargaan ini merupakan untuk kedua kalinya perusahaannya berpartisipasi dalam Penghargaan Industri Hijau dan meraih kembali penghargaan level 4 dengan kategori yang sama sebagai perusahaan yang mengusung ecogreen.

“Penghargaan ini merupakan indikator bagi kami bahwa kami telah melakukan sesuatu dengan benar, apalagi kami sebagai perusahaan otomotif tentunya merupakan kebanggaan tersendiri. Semoga ini menjadi motivasi team kami, khususnya di pabrik untuk konsisten mempertahankan budaya ini”, ungkapnya Farri belum lama ini saat dihubungi wartawan.

Lebih jauh, Farri menjelaskan, Penghargaan Industri Hijau merupakan program tahunan Kementerian Perindustrian yang bertujuan untuk memberikan motivasi kepada Perusahaan Industri menerapkan Prinsip Industri Hijau, program Industri Hijau, “Dan menyiapkan Perusahaan Industri dalam pemenuhan Standar Industri Hijau (SIH),” jelasnya.

Program Penghargaan Industri Hijau diberikan kepada Perusahaan Industri Nasional yang terbagi dalam 3 kategori, yaitu Industri Besar, Industri Menengah, dan Industri Kecil.

“Perusahaan yang telah memenuhi Standar Industri Hijau akan memperoleh sertifikat dengan masa berlaku selama empat tahun,” katanya.

Sementara itu, Kepala Litbang Kementerian Perindustrian Soni Sulaksono mengatakan aspek-aspek penilaian terhadap perusahaan yang masuk dalam litbang meliputi, aspek produksi (70%), aspek kinerja limbah/emisi (20%), serta aspek manajemen perusahaan (10%).

“Dari aspek-aspek tersebut, berdasarkan hasil penilaian maka penghargaan Industri Hijau 2017 sebanyak 124 perusahaan dengan rincian, 87 perusahaan memperoleh level 5 dan 37 memperoleh level 4,” terang Soni.

Kemudian ditahun yang sama ini, telah dilaksanakan kegiatan Sertifikasi Industri Hijau (SIH). Perusahaan yang memenuhi SIH akan memperoleh sertifikat tersebut dengan masa berlaku selama empat tahun.

“Perusahaan yang sudah mempunyai sertifikat SIH, tentunya berhak menggunakan logo Industri hijau dengan ketentuan peraturan UU yang berlaku,” ungkapnya.

Kegiatan tahunan ini diberikan, selain mendorong penerangan Industri hijau, pemerintah juga perlu memberikan dukungan keamanan terhadap industri dan kawasan industri yang dinilai sangat vital. “Penerapan ini guna meningkatkan daya saing industri nasional,” imbuhnya.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *