Siaga Ala Rindam Jaya

IMG-20171231-WA0027
JurnalNusantara.com – Melaksanakan siaga pengamanan malam pergantian tahun diisi dengan renungan dan do’a merupakan kegiatan positif yang patut dicontoh. Inilah yang dilakukan anggota Rindam Jaya saat menyambut pergantian tahun baru.

“Saya mengajak rekan-rekan, kita laksanakan perintah pimpinan untuk siaga, kita berkumpul di masjid ini. Kita panjatkan do’a kepada Allah. Mudah-mudahan di tahun 2017 segala sesuatu yang sudah kita laksanakan kurang baik kita bisa perbaiki,” Kata Danrindam Jaya Kolonel Inf Anton Yuliantoro saat memberi sambutan dalam acara Renungan dan Do’a Bersama menyambut tahun baru 2018 di Masjid At-Taqwa Rindam Jaya Jakarta, Minggu malam (31/12).
IMG-20171231-WA0033
Anton juga mengajak anggotanya dan ibu Persit yang hadir untuk mereview perbuatan sebelumnya.

“Kita disini untuk tafakur, untuk mereview perbuatan-perbuatan kita ditahun 2017, kira-kira yang sudah baik apa dan kurang apa. Oleh karena itu saya selaku pimpinan di Rindam Jaya ini tidak mau saya mendapatkan azab dari Allah SWT. Kita tidak lagi mengadakan acara yang sifatnya hura-hura. Kita laksanakan berdo’a sesuai agama masing masing. Mari kita sadari ini, tanamkan dalam diri kita, mudah-mudahan kebiasaan yang jelek tidak melaksanakan perintah Allah tidak dilaksanakan walaupun itu menyenangkan. Sementara orang lain sibuk dengan hura-hura mari kita manfaatkan waktu memohon ampun kepada Allah semoga tahun 2017 lebih baik dari 2018,” ajak Anton.

Abituren Akmil 1991 ini juga mengharapkan kelulusan siswa yang dididik di Rindam Jaya dapat lulus semuanya.

“Dengan harapan kalau tahun kemarin masih ada siswa yang gak lulus melaksanakan pendidikan karena sakit, saya berdo’a tahun ini tahun 2018 seluruhnya bisa lulus pendidikan. Oleh karena itu kita mengharapkan ridho Allah dengan cara berdoa. Do’a, ibadah itu adalah salah satu wujud implementasi dari rasa syukur kita,” sambung Anton.

Acara ini diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan warakawuri sebagai wujud kepedulian Rindam Jaya kepada nasib sesama.

Selain itu, pembacaan Q.S Yasin dan tahlil juga mewaranai acara tersebut menambah kekhusu’an untuk merenung dan berdo’a kepada Allah Swt.

Apalagi saat K.H. Dimiyati Umar memberikan tausiahnya. Terlihat anggota Rindam Jaya dan anggota Persit yang hadir makin diselimuti suasana religius yang mendalam.

Dalam tausiahnya, Dimiyati mengupas pokok-pokok keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah Swt. Dimiyati juga berpesan agar tidak mudah menilai buruk kepada seseorang.

“Jangan memvonis orang lain tentang keburukannya karena belum tentu yang bersangkutan di akhir hayatnya mati dalam keadaan tidak baik, malah khusnul khotimah dan sebaliknnya yang lebih baik, belum tentu di akhir khayatnya masuk sorga (khusnul khotimah),” terang Dimiyati.

Acara renungan dan do’a bersama ini, selain dilakukan oleh anggota Rindam Jaya yang beragama Islam, juga dilakukan pemeluk agama lain di tempat ibadah masing-masing. (Red/humas)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *