Gubernur Sulut Ajak Warga Kawanua Cintai Tanah Minahasa

IMG_20180203_194606-1152x648
JurnalNusantara.com – Ketua Umum DPP Kerukunan Keluarga Kawanua (KKK), DR. Ronny Sompie, SH, MH mengatakan, merupakan kegiatan yang tidak bisa dinilai dengan uang untuk Membekali, Mendidik, dan Menumbuhkan rasa cinta akan Budaya Minahasa kepada generasi muda bertalenta milik Minahasa yang sudah lahir dan berkembang di Iuar Tanah Minahasa. Hal itu dikatakannya saat menghadiri perayaan natal 2017 dan Kunci Taong, Sabtu (3/2/2018) di Kemayoran Jakarta.

“Kami, DPP KKK, menterjemahkan semua realitas dan apa yang dihadapi dalam upaya melaksanakan rangkaian acara sejak UTU & KEKE Kawanua 2018 sampai Perayaan Natal dan Tahun Baru sebagai perwujudan Sl TOU TIMOU TUMOU TOU. Sebuah frase kata dan kalimat kultural yang melekat di benak kita semua bahwa ini adalah usaha dan upaya sengaja untuk saling mencerdaskan Tou Minahasa dan sesamanya di tanah rantau. Kita semua sudah dan sedang meiaksanakannya, meski kita masih akan terus meningkatkannya kedepan,” ujar Ronny.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE mengaku bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus bekerja keras untuk terus membenahi dan membaharui serta membangun Provinsi Sulawesi Utara baik dari segi tata pemerintahan, peningkatan kualitas kerja birokrasi, meningkatkan income dan investasi, Pariwisata, membangun infrastruktur serta membangun dengan hati.

“Kami mengajak kita sekalian guna bersama membangun warga Minahasa di Tanah Leluhur maupun di Tanah Perantauan dalam kepedulian yang sama. Kami menantang kawan kawan DPP KKK, untuk pada tahun 2018 ini menggagas dan melaksanakan satu acara akbar di Tanah Minahasa, di tanah Sulawesi Utara. Tentu dalam kerjasama dan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota di Tanah Minahasa yang sama-sama kita cintai,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Kawanua Barame, Jemmy MokolensanG, SH menilai, membekali, menumbuhkan Cinta Tanah Minahasa dan Provinsi Sulawesi Utara kepada 32 Pemuda Pemudi Berbakat dan Bertalenta selama proses Karantina UTU dan KEKE 2018, adalah kesempatan langka.

“Kemampuan, kekuatan, inspirasi dan juga sekaligus semangat ekstra dari Panitia Pelaksana mampu dan sanggup mengerjakan semua rangkaian kegiatan Kawalnya Barame. Kami percaya, acara ini bisa kami lanjutkan dengan benchmark dan kualitas yang setldaknya sama seperti yang baru kami lakukan,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *