GANN Gencar Melakukan Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkotika

IMG_20180311_072954-1152x648

JurnalNusantara.com – Peredaran dan penyalahgunaan narkotika bagaimana fenomena gunung es. Untuk mencegah meningkatnya penyalahgunaan narkotika, DPD Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya generasi muda.

“Hari ini kita mengadakan sosialisasi mengenai bahaya narkotika. Sebagaimana kita ketahui bahwa narkotika ini menjadi musuh kita bersama yang mungkin bisa menjadi musuh nomor satu Bangsa selain teroris. Berdasarkan data BNN, jumlah penyalahguna narkotika saat ini kurang lebih sekitar 6 juta orang dan 1 juta diantaranya ada di DKI Jakarta. Oleh karena itu kami dari GANN bersama-sama untuk melakukan sosialisasi ini,” ujar R. Wahyu Handoko, S.Sos, MM, Ketua DPD GANN DKI Jakarta, usai melakukan sosialisasi bahaya narkotika di kawasan Monas Jakarta, Minggu (11/3/2018).

Wahyu, pria yang mendalami ilmu narkotika di FISIP UI jurusan kriminologi ini menambahkan, GANN memiliki program utama yaitu program preventif berupa program pembinaan seperti melakukan futsal, olahraga bersama naik sepeda dan lomba-lomba yang membina anak muda supaya bersyukur tidak mengenal mengenai narkotika. Berikutnya program preventif berupa pencegahan yaitu dengan melakukan sosialisasi di beberapa entitas. Selanjutnya adalah program-program yang bersifat kuratif pengobatan, GANN kerjasama dengan medis rehabilitasi. Terakhir adalah represif yaitu GANN melakukan kerjasama dengan kepolisian.

“Kami mengucapkan selamat kepada ketua BNN yang baru, mudah-mudahan bisa bersinergi. GANN siap membantu dan mendukung untuk mengeliminir mencegah penyalahgunaan narkotika terutama di DKI Jakarta,” pesannya.

Sementara itu, Ketua DPC GANN Jakarta Timur, Hasdar mengatakan, Jakarta Timur ini sudah darurat narkoba khususnya pemuda yang menjadi sasaran bagi mafia narkoba adalah dunia pendidikan di tingkat SD dan SMP.

“Yang paling riskan adalah di tingkat SD dan SMP. Kami bersama BNN selalu melakukan sosialisasi dan pencegahan narkoba. Jika ditemukan baik dari siswa maupun dari birokrasi maka kita akan menindaklanjuti dengan melakukan rehabilitasi,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *