Pelindo III dan Tiga Perusahaan Swasta Kerjasama Bangun lnfrastruktur Logistik Daerah

IMG_20180312_105213_crop_666x452

JurnalNusantara.com – PT Pelabuhan lndonesia lll (Persero) atau Pelindo lll bersama tiga perusahaan, yaitu PT Muria Sumba Manis, PT Sriboga Flour Mill, dan PT Indonesia Bulk Terminal melakukan penandatanganan Memorandum of Collaboration (MoC) di kantor perwakilan Pelindo lll, Parama Tamansari omce Tower, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta, Senin (12/3/2018).

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh CEO Pelindo lll Ari Askhara, Direktur ll PT Muria Sumba Manis Welly, Direktur Utama PT Sriboga Flour Mill Alwin Arilin, CEO Adaro Group/PT Indonesia Bulk Terminal Garibaldi Thohir, serta disaksikan langsung oleh Deputi Menteri BUMN Bidang Usaha Konstruksi, Sarana dan Prasarana Perhubungan Ahmad Bambang.

“MoC dilakukan untuk Pembangunan lnfrastruktur logistik di daerah yang sangat penting untuk meningkatkan ekonomi. Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang jasa kepelabuhanan, PT Pelindo lll berperan aktif dalam pengembangan ekonomi daerah, terutama melalui sinergi bersama pihak swasta untuk efisiensi biaya dan memajukan iklim usaha setempat,” tutur CEO Pelindo lll Ari Askhara.

Ari Askhara menjelaskan, kerja sama dengan PT Muria Sumba Manis yakni terkait penyediaan fasilitas dan pelayanan jasa kepelabuhanan dan jasa terkait untuk pembangunan perkebunan tebu dan pabrik gula di Pelabuhan Kawasan Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Perkebunan tebu dan pabrik gula yang akan dioperasikan PT Muria Sumba Manis membutuhkan fasilitas pelabuhan, penunjang pelabuhan dan peralatan bongkar muat yang memadai. Berdasarkan pertimbangan geogralis pelabuhan yang paling strategis untuk dapat digunakan pada Proyek Tebu tersebut adalah Pelabuhan Waingapu yang masuk dalam kawasan Pelabuhan Tenau Kupang yang merupakan wilayah kerja cabang Pelindo lll. Pada proyek perkebunan tebu dan pabrik gula ini, kapal akan sandar di Pelabuhan Waingapu dan proses bongkar muat dan penumpukan akan ditangani oleh Pelindo lll.

“Pelindo IIl tidak hanya menjalankan bisnis dengan mengoptimalkan aset Pelabuhan Waingapu yang sangat strategis untuk mendukung pengembangan perkebunan tebu dan pabrik gula PT Muria Sumba Manis, tetapi juga ada semangat besar untuk turut mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia,” tegas Ari Askhara.

Sementara itu, Pelindo lll menggandeng PT Sriboga Flour Mill untuk pengelolaan fasilitas pelabuhan untuk terminal curah kering-food grain di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang. Ari memaparkan, Pelindo lll akan mengoptimalkan penggunaan aset pelabuhan, Sriboga Flour Mill akan mendapatkan hak pengelolaan dua bidang tanah sekitar 40.000 meter persegi untuk membangun fasilitas pelabuhan berupa terminal curah kering-food grain untuk mendukung kebutuhan industri dan masyarakat pada jangka panjang. Konsep kerja sama yang digunakan adalah 8T0 (build-transfer-operate) untuk 16 unit silo, suction, dan dermaga yang 30 persen permodalan dari Pelindo lll den 70 persen dari Sriboga.

“Pemerintah melalui Pelindo lll barsinergi dengan swasta untuk membangun bangsa. Konsep BTO membuat negara lebih hemai dalam berinvestasi untuk pembangunan. Karena modal investasi ditanggung bersama dengan swasta,” uiar Ari Askhara.

Selain itu, Pelindo lll juga menandatangani perjanjian pendahuluan tentang pembentukan perusahaan usaha patungan dengan PT Indonesia Bulk Terminal (IBT), anak perusahaan PT Adaro Energy Tbk. Pendirian perusahaan patungan ini untuk mengembangkan Pelabuhan Mekar Putih, Kalimantan Selatan, menjadi suatu pelabuhan umum yang dapat melayani kebutuhan industri dan masyarakat sehingga mampu menunjang pembangunan nasional.

“Kerja sama lni khususnya untuk mengembangan Peiabuhan Mekar Putin sebagai pusat pelabuhan penghubung yang strategis dan terminal curah yang menangani barang-barang curah kering dan curah cair, serta komoditas lainnya,” pungkas Ari Askhara.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur PT Adaro Energy Tbk Garibaldi Thohir menambahkan, kerjasama ini merupakan wujud sinergi antara pihak swasta dengan BUMN untuk mendukung kemajuan ekonomi Indonesia melalui pengembangan energi nasional dan pembangunan infrastruktur yang dicanangkan oleh pemerintah. Dengan berbagai potensi dan keunggulan yang dimiliki maka rencana pengembangan Pelabuhan Mekar Putih salah satunya adalah dengan mendin‘kan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing investasl di Propinsi Kalimantan Selatan dan wilayah Indonesia Timur. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *