Pasokan Bawang Putih Berkurang di Pasaran, DPR akan Panggil Kementan

IMG-20180410-WA0046

JurnalNusantara. com – Komisi IV akan memanggil Kementerian Pertanian (Kementan), Perum Bulog dan Satuan Tugas (Satgas) Pangan untuk membahas keluhan dari Asosiasi Pedagang Bawang Putih mengenai kurangnya pasokan bawang putih di pasaran.

Anggota Komisi IV Viva Yoga mengatakan, pertemuan dengan para pemangku kepentingan tersebut diagendakan minggu depan dalam pembahasan mengenai tata niaga pangan.

“Minggu depan kita panggil Kementan, Satgas Pangan, Bulog untuk membahas soal ini, karena ini sudah mendesak,” ujarnya seusai rapat dengar pendapat dengan Asosiasi pedagang Bawang Putih di Jakarta, Selasa (10/5/2018).

Viva mengatakan, hilangnya pasokan bawang putih di pasaran diduga karena adanya permainan importir nakal. “Dijelaskan oleh bapak-ibu pedagang pasar tadi bahwa beberapa importir mampu mengendalikan pasokan dan ujungnya mengendalikan harga. Para pedagang pasar enggak menerima pasokan dan ini jadi masalah besar,” tuturnya. 

Anggota Asosiasi Pedagang Bawang Putih Hj Khairul mengatakan, para pedagang kecewa dengan beragam alasan pemerintah mengenai berkurangnya pasokan bawang putih di pasaran. “Kita pedagang hanya inginkan kepastian,” tegasnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa para pedagang selama ini sangat tergantung pada bawang putih impor. Bawang putih impor tersebut menurut dia umumnya berasal dari China. Sementara, bawang putih lokal menurutnya jarang masuk pasar.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *