Terinspirasi Tokoh Wonder Woman, Marcela : Saya Ingin Angkat Tokoh Keumalahayati di Filmkan

IMG-20180522-WA0004
Jurnalnusantara.com – Kisah heroik Laksamana Keumalahayati akan segera diangkat dalam bentuk komik yang diterbitkan oleh KPG Jakarta.

Kisah tersebut ditulis oleh Edna Caroline, melibatkan dua komikus Ardian Syaf, dan Aris Naka Abee.

Hadir dalam launching tersebut, seniman Aceh Rafly Kande, Agus PMTOH, Marcela Zalianty, Kepala Bekraf Triawan Munaf, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo dan undangan.

Dijadwalkan pula, Menteri Sosial RI Idrus Marham hadir memberi sambutan, namun sayangnya beliau tidak bisa hadir dalam Launching Komik Keumalahayati.

Laksamana Keumalahayati yang tahun lalu ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional, adalah perempuan pejuang dari abad ke 16 di Kesultanan Aceh Darussalam.

Ia maju ke medan laga pertempuran memimpin para perempuan pejuang lainnya yang diberi nama “Inong Balee” atau laskar para janda.

Produser Marcella Zalianty berencana mengangkat sosok perempuan heroik dari Tanah Aceh ini dalam film layar lebar.

Untuk mewujudkan gagasan tersebut, konon Marcella telah menemui Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansayah di Banda Aceh belum lama ini.

Menurut Marcela, dirinya terinspirasi seperti tokoh di Amerika, Wonder Woman. Dan sumber sejarah yang diangkat sebagai simbol kemaritiman. Sebab, Indonesia negara maritim terkuat. Maka, kata Dia, dirinya pinjam Keumalahayati, tokoh maritim yang kuat.

“Jadi, Keumalahayati itu simbol perempuan yang tidak menunggu nasib tapi bisa menentukan nasibnya,” katanya saat ditemui di Gedung Perpustakaan Nasional RI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (21/5) sore.

Selanjutnya, Marcella juga menyoroti tentang pergerakan generasi muda di Indonesia yang dinilai menyedihkan. Dan komik bernuansa maritim yang baru saja diluncurkannya bisa menjadi penggerak bagi para milenial.

“Saya sedih dengan generasi muda Indonesia. Makanya, kami mulai dengan komik supaya bisa masuk ke generasi milenial. Komik dengan gambar visual bisa masuk ke semua golongan,” katanya.

Marcela mengungkapkan riset yang dilakukan dalam penggarapan komik ini terbilang tak sebentar. Butuh waktu dua tahun. Komik tersebut akan terbit dalam dua episode.

“Insya Allah rencananya ada dua episode dan ada special edition karena nggak mungkin semuanya diceritakan dalam komik. Jadi, dalam komik kami buat prolog, masyarakat dan generasi muda sudah memahami tokoh Keumalahayati ini,” tutupnya. (SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *