Adi: Tak Ada Alasan Intimidasi Pasca Kemenangan Bersama Partai Hanura

IMG_20180707_173239-1152x648-576x324

JurnalNusantara.com – Kuasa Hukum partai Hanura H. Adi Warman, SH, MH, MBA menyatakan mengutuk keras terkait dengan insiden yang menyebabkan kaca meja KPU Pusat pecah. Kemarin, jelas Adi, pada saat tim verifikasi sedang meng-upload data-data pengurus DPC Partai Hanura, tiba-tiba datang oknum yang mengaku kader partai Hanura melakukan pengrusakan sehingga petugas tidak berani melanjutkan bahkan menghapus data yang sudah masuk setelah mendapat ancaman.

“Jelas atas insiden ini kami mengutuk keras karena kader partai Hanura tidak diajarkan berbuat anarkis tetapi partai Hanura mengedepankan hati nurani, sopan dan elegan. Kami meminta kepada Kepolisian untuk mengusut kasus ini dan melindungi KPU agar dalam menjalankan tugas tidak mendapatkan intervensi sehingga Pemilu ini bisa berjalan dengan baik,” ujar Adi Warman dalam jumpa pers, Sabtu (7/7/2018) di Slipi Jakarta.

Adi menegaskan bahwa terhadap putusan PTUN, pihaknya mempersilahkan menempuh jalur hukum, namun menurutnya tidak ada yang kalah akan tetapi merupakan kemenangan bersama untuk menyambut pileg dan merebut suara rakyat.

“Kami tegaskan bahwa kemenangan partai Hanura di PTUN merupakan kemenangan bersama. Kejadian di KPU tersebut merupakan pemaksaan kehendak dimana KPU sedang melaksanakan tugas diganggu. Oleh karena itu, saya tegaskan kembali ini kemenangan kedua kubu. Jadi tidak ada alasan lagi untuk mengintimidasi,” tegas Adi.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPD partai Hanura NTT, Jimmy Sianto menyatakan siap mendampingi Wiranto untuk menjadi dewan pembina mengingat waktu pencalegan semakin dekat. Ia juga memberikan apresiasi kepada Wiranto sebagai Menkopolhukam atas langkah politik yang telah ditempuh.

“Kami minta pak Wiranto mengendalikan sepenuhnya Hanura. Kami mendorong pak Wiranto lebih jauh lagi sehingga Hanura dapat mengikuti pencalegan kembali,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *