Festival Indonesia Timur Ajang Mengenal Budaya Kamoro

IMG-20180804-WA0018

JurnalNusantara.com – Bertempat di @Pendopo lantai dua Living World Alam Sutera, Festival Indonesia Timur memperkenalkan kebudayaan Kamoro di provinsi Papua. Kery dari Freeport Indonesia saat ditemui jumpa pers kemaren mengatakan, Beraneka tenun dan hasil budaya lain juga dihadirkan, terutama dari suku Kamoro yang dalam kesehariannya membuat berbagai jenis ukiran dari berbagai materi mulai dari kayu, bambu hingga tulang hewan untuk beragam keperluan.

Misalnya Yamate yang awalnya berfungsi sebagai alay menari dan juha perisai namun kini berubah fungsi menjadi dekorasi, penghias dinding atau Eme yaitu akat musik tradisional yang terbuat dari batang pohon utuh. Hasil karya lainnya yang tak kalah menarik yaitu perahu dengan ornamen berbentuk kepala manusia.

Luluk Intarti, Pendiri yayasan Maramove sangat mengapresiasi untuk terus melestarikan budaya khususnya Kamoro yang sejalalan dengan misi agar masyarakat luas dapat mengenal lebih dekat seni dan budaya Indonesia Timur.

Harapannya, Pendopo dapat terus menjaga nilai-nilai kearifan loka melalui beragam produk dan kegiatan yang berkualitas. Selama periode pameran, berbagai aktivitas menarik digelar antara lain esukasi suku Kamoro untuk siswa seperti pertunjukan tari dan musik tradisional suku kamoro, demo tenun, coffee tasting hingga workshop mengukir kayu dan decoupage yaitu kerajinan menempel kertas pada bahan tertentu yang kemudian dilapis pelitur.

Menurut Nana Puspa Dewi, Direktur Marketing mengatakan, pameran ini juga didukung dengan promo cashback hingga Rp.700 ribu untuk ragam tenun sumba serta pengguna kartu kredit debit BRI bisa belanja lebih hemat 10 persen dan kesempatan mendapatkan hadiah menarik dengan transaksi nominal tertentu. (Yudi)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *