Persoalan BLBI Diharapkan Selesai Ditangan KPK

IMG-20180807-WA0020-512x288

Jurnal Nusantara.com – Persoalan BLBI seolah-olah menjadi persoalan yang pelik. Berbagai upaya telah dilakukan sejak dulu dan ternyata belum selesai sampai saat ini. Pengamat menilai, kasus bantuan likuiditas bank Indonesia (BLBI) harus diselesaika melalui kebijakan.

“Persoalan BLBI yang diklaim untuk menyehatkan perbankan dengan mengucurkan dana sebesar Rp.144,5 triliun merupakan persoalan kebijakan, maka penyelesaiannya pun harus melalui kebijakan,” ujar Eko B. Supriyanto, dalam diskusi terbuka Skema Penyelesaian Skandal BLBI yang digagas oleh Front Rakyat Anti Korupsi (Fraksi), Selasa (7/8/2018) di Jakarta.

Dalam saat yang sama, Andi Wahyu berpendapat, dalam kasus ini kebijakan penyelesaian BLBI diluar pengadilan merupakan salah satu cara agar tidak menimbulkan biaya mahal dan efisien. Oleh karena itu, proses hukum harus mengacu kepada MSA karena bersifat mengikat. Namun jika tidak bisa diselesaikan, maka dilakukan upaya hukum pidana. “Penyelesaian BLBI harus mengacu kepada kesepakatan sebelumnya,” ucapnya.

Sementara itu, Suparji, seorang pakar hukum menilai sudah saatnya dituntaskan kasus ini. Ia mengaku setuju bahwa prinsip dasar pengembalian keuangan negara menjadi tujuan utama.

“Memang efisien menjadi pertimbangan hukum namun perlu diketahui bahwa penegakan hukum perlu dilakukan agar sampai tidak terjadi lagi dikemudian hari. Oleh karena itu KPK harus bertindak profesional dan adil. Kita tunggu kinerja KPK dan pengadilan dalam persoalan ini,” jelas Suparji. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *