Kemensos Targetkan 7.000 Kartu Untuk Penyandang Disabilitas di 2018

IMG-20181130-WA0030
JurnalNusantara.com – Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Hari Disabilitas International 2018 yang akan berlangsung di Sumarecon Mall, Bekasi pada 2-3 Desember 2018.

Direncanakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri Hari Disabilitas Internasional yang mengetemakan ‘Indonesia Inklusi dan Ramah Disabilitas’ dan akan dihadiri 1000 peserta dari berbagai penyandang disabilitas yang ada. Dan Jokowi sekaligus akan berdialog dengan para penyandang disabilitas, serta meninjau pameran berbagai layanan publik dan pemenuhan hak dasar penyandang disabilitas.

Ada beberapa event didalam HDI 2018 antara lain, hiburan, musik, bazar, pameran dan sosialisasi tentang disabilitas. Intinya, HDI 2108 merupakan ajang promosi sosialisasi kepada masyarakat akan karya-karya para penyandang disabilitas.

Dalam kegiatan HDI 2018, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang ramah terhadap penyandang disabilitas. “Untuk mewujudkan Indonesia yang ramah disabilitas, semua pihak memiliki peran yang harus dilakukan bersama-sama,” kata Agus dalam keterangan persnya di kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Jumat (30/11/2018).

Selain mewujudkan yang ramah disabilitas, Kementerian Sosial juga terus melakukan upaya percepatan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Dalam pemenuhan hak Kesejahteraan Sosial ada Kartu Penyandang Disabilitas sebagai identitas yang kedepannya akan diintegrasikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk mempermudah akses mereka terhadap layanan publik. “Tahun 2018 Kemensos menargetkan sebanyak 7.000 Penyandang Disabilitas mendapatkan kartu,” imbuhnya.

Untuk pemenuhan hak Aksesibilitas penyandang disabilitas, Kementerian Sosial juga mendistribusikan sebanyak 7.070 Alat Bantu Penyandang Disabilitas berupa kursi roda, hearing aid, kruk, tongkat netra, kaki palsu, tangan palsu dan lainnya.

“Alat bantu ini untuk membantu dan memudahkan mobilitas penyandang disabilitas,” kata mantan ketua DPD Golkar DKI Jakarta.

Sementar Dirjen Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Edy Suharto mengatakan yang melatarbelakangi kegiatan ini merupakan perhatian pemerintah terhadap disabilitas yang termaktub pada undang-undang nomor 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas dalam mendorong terwujudnya masyarakat inklusif.

Selain itu, pemerintah berupaya mengatasi dan memenuhi hak-hak penyandang disabilitas. Dan diharapkan kita bisa membangun kepedulian bagi perwujudan kemandirian, kesetaraan dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas.

“Kemensos mengajak bagi saudara-saudara kita para penyandang disabilitas dan keluarga, serta masyarakat umum untuk hadir dalam acara ini. Mari kita rayakan kesetaraan, kita maknai Hari Disabilitas Internaisonal 2018 sebagai momentum untuk bekerja dan berjalan bersama dalam mewujudkan Indonesia yang Ramah Disabilitas,” tandasnya. (SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *