ITPI : Penerbangan di Indonesia Masih yang Teraman

IMG_20181213_145037-1152x648-460x259

JurnalNusantara.com – Ketua Divisi Operasi Ikatan Teknisi Pesawat Udara Indonesia (ITPI), Budi Arianto sangat menyayangkan telah beredarnya Technical Log Book pesawat yang naas di Media yang sebetulnya merupakan Dokumen rahasia pesawat dan perusahaan, terlebih lagi Dokumen tersebut beredar sebelum di tuli “Corrective Action”. Hal ini disampaikannya dalam jumpa pers, Kamis (13/12/2018) di kantor Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Cawang, Jakarta.

“Ini sangat tidak masuk akal karena dapat dipastikan Penerbang tidak akan terbang jika Technicall Log Book belum ditandatangani (Release) oleh authorized person (Teknisi yang mempunyai kecakapan di type pesawat tersebut). Jika ada penggantian komponen pun harus disertakan dengan sertifkat layak pakai dan akan tertulis pada Log Book. Jadi, perlu kami sampaikan kepada seluruh Masyarakat Indonesia bahwa Tranportasi Udara masih yang teraman di dunia,” jelas Budi.

Dalam pelaksaan perawatan/perbaikan pesawat, lanjut Budi, kami bekerja berdasarkan MPD (Maintenance Planning Documents) yang dikeluarkan oleh pabrik dan menjadi Referensi Maintenance Planning Engineer Dept. yang harus ada di setiap Airline. Hal ini membuktikan bahwa pekerjaan yang dilakukan Teknisi pesawat udara di seluruh dunia adalah sama. Indonesia juga terdaftar sebagai anggota IATA (International Air Transport Assosiaxion), sehingga License Para penerbang dan Teknisi Indonesia juga berlaku di penerbangan International sehingga Para Penerbang dan Teknisi Indonesia pun sudah memenuhi persyaratan International.

Profesi kami sebagai Teknisi, tambah Budi, juga tidak berbeda dengan penerbang lainnya yang harus Update untuk menjaga kualitas dari sisi pengetahuan dan sikap yang secara periodik melakukan recurrent training (pengkinian) sebagai persyaratan perpanjangan License. Dalam mekanisme kegiatan pekerjaan kami, Penerbang & Teknisi selalu bersinergi dan merupakan team work yang mengedepankan Safety.

“Sebagai insan penerbangan, kami selalu membiasakan hal yang benar dan bukan membenarkan kebiasaan. Semua pekerjaan dilaksanakan selalu menggunakan check list,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapten Rama Noya, Ketua Ikatan Pilot Indonesia juga menegaskan bahwa antara teknisi pesawat udara dan Ikatan Pilot Indonesia selalu bersinergi untuk menunjukkan bahwa apa yang dilakukan semuanya berdasarkan prosedur untuk menjamin moda transportasi penerbangan di Indonesia. Ia berharap masyarakat bisa memahami bahwa moda transportasi penerbangan di Indonesia masih merupakan moda transportasi yang aman dan efisien.

“Penerbangan yang kita miliki sudah lulus audit internasional baik dari penerbangan amerika atau FPI maupun secara internasional. Kami sebagai insan penerbangan bekerja secara profesional dan prosedur internasional,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *