Jaga Persaudaraan, 1000 Spanduk Dipasang di Tempat Ibadah

IMG_20190111_143613-1152x648-460x259
JurnalNusantara.com – Untuk mensosialisasikan kembali terkait larangan berpolitik praktis di tempat ibadah, Forum Kerukunan Umat Beragama bekerjasama dengan Bawaslu Jakarta Barat melakukan pemasangan 1000 spanduk di tempat-tempat ibadah wilayah Jakarta Barat.

Kepala FKUB Jakarta Barat, Tatang Rahmat Firdaus mengatakan, langkah tersebut dilakukan berawal dari adanya kekhawatiran agar jangan sampai karena pesta demokrasi, kekeluargaan dan persahabatan terganggu akibat aksi politik. Oleh karena itu, FKUB berniat mencegah isu dan hoax dimana saja terutama di tempat ibadah.

“Kami semua sepakat dan didukung semua pihak, menolak tempat ibadah untuk dijadikan kampanye agar pesta demokrasi berjalan dengan aman, lancar dan tertib serta tidak mencederai kekeluargaan antar sesama,” ujar Tatang.

Saat yang sama, Ketua Bawaslu Jakarta Barat Oding Junaidi menegaskan bahwa Bawaslu berkepentingan untuk terus mensosialisasikan larangan kampanye di tempat ibadah. Selain itu, Bawaslu juga akan terus mengawasi dan tidak segan-segan menindak jika ada pelanggaran.

“Kami meminta dalam berkampanye harus dilakukan secara bertanggung jawab agar pemilu tertib dan sukses,” harapnya.

Sementara itu, Dandim 0503/JB Jakarta Barat, Letkol Kav. Andre Henry Masengi mengapresiasi adanya kegiatan pemasangan spanduk di tempat ibadah. Menurutnya, kegiatan ini untuk menjaga situasi Jakarta Barat kondusif terutama selama pelaksanaan pemilu.

“Kami dari Kodim mendukung penuh keamanan di Jakbar agar warga dapat melakukan pemilu dengan aman tanpa paksaan. Kita berharap bersama agar ke depan pemilu berjalan dengan aman dan lancar,” ungkapnya.

Dukungan yang sama diberikan Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi SIK MH. Ia mengatakan, Polres Jakarta Barat sangat mendukung program yang pada intinya Menolak adanya kampanye sara rekan-rekan di Dewan Masjid dari gejala yang memang mengarah pada perpecahan, baik itu ukhuwah islamiyah, ukhuwah Wathoniyah dan juga insaniyah.

“Ini merupakan tindakan preventif. Kami sangat mendukung karena pada dasarnya untuk menjaga ukhuwah. Kita boleh berbeda pandangan politik tapi jangan mengesampingkan persaudaraan,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *