Masyarakat Duri Pulo Deklarasi Memilih Nutrisi Bukan Rokok

IMG_20190203_113556-1152x648_crop_977x647
JurnalNusantara.com – Perlawanan terhadap adiksi rokok sudah seharusnya dimulai dari ranah rumah tangga, salah satunya melalui manajemen uang belanja rumah tangga yang dikelola oleh ibu-ibu. Hal tersebut disampaikan Lisda Sundari, Ketua Lentera Anak dalam acara Deklarasi “Masyarakat Duri Pulo: Memilih Nutrisi Bukan Rokok” yang dibacakan di Festival Telur VS Rokok, kerjasama Yayasan Lentera Anak dengan Kelurahan Duri Pulo, RPTRA Melati Duri Pulo, Minggu (3/2/2019).

“Kesadaran akan pentingnya mengutamakan nutrisi anak ketimbang rokok di Kelurahan Duri Pulo dibuktikan melalui temuan survey dari Yayasan Lentera Anak (2019) mengenai anggaran belanja rumah tangga di Duri Pulo. Hasil survey tersebut menunjukkan makanan bergizi menjadi pilihan anggaran belanja nomor satu sebelum jajan anak dan rokok,” ujar Lisda.

Namun sayangnya, kata Lisda, data skala nasional tidaklah demikian. Tercatat dalam Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tahun 2010 bahwa pengeluaran keluarga miskin untuk membeli rokok adalah 5 kali lebih banyak daripada untuk membeli telur dan susu, dan menjadikan rokok sebagai pilihan belanja nomor 2 keluarga miskin.

“Menanggapi temuan tersebut, lbu-Ibu di Kelurahan Duri Pulo memilih untuk menyuarakan kekhawatiran mereka secara serentak,” ungkapnya.

Sementara itu, Ika salah seorang warga Duri Pulo berharap para perokok untuk segera sadar untuk mengutamakan kepentingan anak ketimbang rokok, dan untuk berhenti merokok sebelum terlambat. Ika juga mendukung kepada pemerintah Indonesia untuk menaikkan pajak dan cukai rokok. Hal ini dimaksudkan agar harga rokok naik dan menjadi tidak terjangkau dengan mudah oleh masyarakat, terutama anak-anak. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *