Meskipun Sudah Diputuskan MK, Sengketa Pilgub Malut Belum Selesai

IMG-20190211-WA0030
JurnalNusantara.com – Pasangan Calon Nomor Urut 01 Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar melakukan gugatan yang prosesnya masih belum selesai, dalam perkara Nomor 18/G/2018/PTUN.AMB.

Perkara Sengketa Pemilihan Gubernur Maluku Utara Tahun 2018 ternyata masih belum selesai karena ada gugatan dari Pasangan Calon Nomor Urut 01 Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar selaku Pengggugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon dalam perkara Nomor 18/G/2018/PTUN.AMB, walaupun sudah diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi. 

Sebagaimana diketahui, Mahkamah Konstitusi telah menjatuhkan putusan akhir dalam sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur Maluku Utara, pada tanggal 13 Desember 2018, dimana Pasangan Calon Nomor Urut 3 KH. Abdul Gani Kasuba  dan Al Yasin Ali, yang merupakan Gubernur Incumbent, ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi memperoleh suara terbanyak setelah pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang. 

Pihak Penggugat dijadwalkan untuk menghadirkan 2 orang ahli hukum, yaitu dari Jakarta dan dari Unhas Makasar, sedangkan dari Pihak Tergugat akan menghadirkan 2 orang saksi yaitu dari Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Hal ini di sampaikan Ali Nurdin, SH, ST, selaku Kuasa Hukum dari KPU Provinsi Maluku Utara.

Perkara ini berawal dari rekomendasi Bawaslu Provinsi Maluku Utara kepada KPU Provinsi Maluku Utara untuk mendiskualifikasi KH. Abdul Gani Kasuba, L.c. yang menjabat sebagai GUbernur Maluku Utara,  sebagai Calon Gubernur Maluku Utara, karena dianggap telah melakukan mutasi pegawai di lingkungan pemerintahan Provinsi Maluku Utara tanpa persetujuan Menteri Dalam Negeri, sehingga dianggap melanggar Pasal 71 ayat 2 UU 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daera (Pilkada). 

Ali Nurdin menjelaskan bahwa KPU Provinsi Maluku Utara telah melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan perkara tersebut kepada Majelis Hakim PTUN Ambon untuk memeriksa dan mengadilinya serta mengambil keputusan yang seadil-adilnya. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *