Wanita Diminta Berkontribusi Tangkal Hoax

IMG_20190212_175645-1152x648-460x259
JurnalNusantara.com – Kepala Biro Multimedia Mabes Polri, Brigjen Pol. Budi Setiawan mengatakan, kebebasan informasi di era digital saat ini diperlukan adanya pengawasan agar tetap dalam koridor. Peran wanita ditengah keluarga dituntut harus bisa mengontrol baik buruknya informasi yang diterima.

“Kami tidak mengharapkan masyarakat terjerat oleh pidana. Kami juga ingin mendinginkan dan menjaga suasana di tengah masyarakat agar tetap stabil,” tutur Budi Setiawan dalam acara seminar Wanita Peduli Negeri (WPN) dalam rangka mendukung Pilpres damai dan tertib, menolak radikalisme, intoleransi, terorisme, anti sara serta hoax, Selasa (12/2/2019) di Jakarta.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan informasi yang pesat ini memang tidak bisa dibendung dan harus diikuti. Oleh karena itu, peran wanita dalam keluarga menjadi sangat penting untuk mengantisipasi informasi yang bersifat negatif.

Dalam kesempatan yang sama, H. Zainuddin, MH, SE, anggota DPRD DKI Jakarta mengingatkan, banyaknya informasi hoax dan fitnah yang melanda negeri ini terkadang diproduksi oleh orang tertentu untuk kepentingan pihak tertentu. Situasi ini membutuhkan kejelian bersama untuk mengatasinya agar negara Indonesia bisa diselamatkan.

“Ini menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama untuk menolak informasi yang mengandung hoax dan fitnah,” ujar Zainuddin.

Sementara itu, H. Amsori, SH, MH, MM, tim kuasa hukum Jokowi-Amin berpendapat, untuk menyikapi arus informasi di media sosial saat ini, diperlukan sikap bijak dan cerdas. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *