Survei: Caleg Pendatang Baru Ancaman Bagi Petahana

IMG-20190218-WA0036
JurnalNusantara.com – Direktur Eksektufi Y-Publica mengatakan, calon-calon anggota legislatif (caleg) petahana masih mendominasi ketiga daerah pemilihan (dapil) di DKI Jakarta. Tetapi mereka juga harus bersaing dengan caleg-caleg pendatang baru yang mampu mengimbangi elektabilitas petahana.

“Y-Publica melakukan survei untuk menangkap persepsi calon pemilih terhadap tingkat pengenalan, kesukaan, dan keterpilihan caleg di tiga dapil DKI Jakarta,” ungkap Direktur Eksektufi Y-Publica pada peluncuran hasil survei di Jakarta, Senin (18/2/2019).

Lebih lanjut ia mengatakan, di dapil DKI Jakarta 1 (Jakarta Timur) ada nama-nama caleg petahana seperti Eko Patrio (PAN), Bambang Atmanto Wiyogo (Golkar), dan Mardani Ali Sera (PKS). Untuk dapil DKI 2 (Jakarta Pusat dan Selatan) ada Hidayat Nur Wahid (PKS) yang juga memuncaki elektabilitas, Biem Benjamin (Gerindra), Erika Sotarduga (PDIP), Masinton Pasaribu (PDIP), dan Okky Asokawati (pindah dari PPP ke Nasdem).

Sementara itu, untuk dapil DKI 3 (Jakarta Barat dan Utara) ada Haji Lulung (pindah dari PPP ke PAN), Charles Honoris (PDIP), Adang Daradjatun (PKS), Darmadi Durianto (PDIP), Ahmad Sahroni (Nasdem), Effendi Simbolon (PDIP), dan Saraswati Djojohadikusumo (Gerindra, pindah dari dapil Jateng IV). Untuk caleg pendatang baru di dapil DKI 1, ada nama-nama seperti Habiburakhman (Gerindra), Panda Nababan (PDIP), Rian Ernest (PSI), Chicha Koeswoyo (selebriti, PDIP), Wanda Hamidah (eks-DPRD DKI dari PAN, pindah ke Nasdem), dan Yusuf Mujenih (PKB).

“Secara umum masih banyak yang belum menentukan pilihan atau tidak mengenali nama-nama caleg. Caleg-caleg pendatang baru juga mampu bersaing dengan caleg-caleg petahana dalam tingkat pengenalan dan kesukaan,” papar Rudi.

Survei Y-Publica dilakukan pada 21-30 Januari 2019 di tiga dapil DKI. Jumlah responden masing-masing dapil sebanyak 800 orang yang mewakili setiap kecamatan. DKI 1 mencakup Jakarta Timur, DKI 2 mencakup Jakarta Pusat dan Selatan, dan DKI 3 mencakup Jakarta Barat dan Utara. Sampel dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (Red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *