INDO LEATHER & FOOTWEAR 2019, Daud: Industri Alas Kaki Miliki Potensi Pasar Sangat Besar

IMG_20190404_112143-1152x648-576x324
JurnalNusantara.com – Krista Exhibitions untuk ke-14 kalinya kembali menggelar pameran bertaraf Internasional dalam bidang sepatu, kulit, dan fashion, INDO LEATHER & FOOTWEAR 2019. Pameran yang bersamaan dengan digelarnya INDO GARMENT & TEXTILE EXPO ke-8 ini akan berlangsung pada 4-6 April 2019, di Jakarta lnternational Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta.

Pameran yang akan diikuti oleh 200 peserta dari berbagai negara, di antaranya China, Hongkong, India, Malaysia, Singapura, Indonesia, Italia, Jerman, Pakistan, Thailand, Taiwan, Vietnam ini akan menampilkan teknologi mesin laser terkini yang bermanfaat dalam industri kulit dan sepatu, produk fashion alas kaki pria & wanita, sandal, semi-finished leather, finished leather, exotic leather, footwear machinery, sewing machinery, footwear injection machinery, perabotan berbahan kulit, fashion berbahan kulit, jaket kulit, tas kulit, barang & bahan kulit, komponen & aksesoris sepatu, bag & luggage, mesin dan teknologi pembuatan sepatu, penyamakan kulit, dan industri terkait Iainnya.

“Industri alas kaki ini sangat penting setelah pangan. Jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar menjadi potensi pasar yang begitu besar. Ke depan kami juga akan mengundang para Buyer dari luar negeri ke pameran ini,” ujar Daud Darma Salim, Chief Executive Officer PT Kristamedia Pratama, Kamis (4/4/2019) usai membuka pameran.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Industri Tekstil, Kulit, Alas Kaki dan Aneka Kementerian Perindustrian, Mudhori mengatakan, perkembangan dari industri alas kaki sangat menggembirakan, bahkan beberapa negara akan masuk dalam industri ini. Hal ini kondisi menyebabkan persaingan semakin terbuka, oleh karena itu industri dalam negeri harus meningkatkan daya saingnya.

Merujuk data Badan Pusat Shiistik (BPS), industri kulit, barang dari kulit, dan alas kaki menjadi sektor dengan pertumbuhan paling tinggi pada kuartal I/2018, yaitu sebesar 27,73% secara tahunan. Pertumbuhan ini mendorong industri manufaktur besar dan sedang tumbuh sebesar 4,36% y-o-y.

“Pameran ini harus berkelanjutan. Persaingan global ke depan semoga tidak ada hambatan lagi dalam menghadapi pasar, namun kepuasan pelanggan akhir yang menjadi tuntutan industri ini,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *