Jelang Ramadhan, Dinsos DKI Jakarta Tingkatkan Pengawasan Peredaran PMKS

IMG-20190427-WA0010
JurnalNusantara.com – Menjelang bulan suci Ramadhan, Dinas Sosial DKI Jakarta meningkatkan pengawasan dan pemantauan di 279 titik rawan seluruh wilayah DKI Jakarta, guna mengantisipasi peredaran Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Yayat Duhayat, saat dikonfirmasi pada Jum├ít (26/4).

“Peningkatan tersebut berupa perluasan jangkauan. Kami tidak menambah titik rawan, tapi memperluas pantauan. Misalkan petugas posko di Monas, dia juga harus mengecek ke masjid, maupun gereja,” jelas Yayat.

“Terkait penyisiran wilayahnya, kami tingkatkan intensitas pemantauannya. Misalnya yang biasanya tiga kali penyisiran, menjadi tujuh kali,” tambahnya.

Adapun terkait pembagian tugas pengawasan di lapangan, lanjutnya, dilakukan dengan dua shift. Pada shift pertama dimulai pada 07.00-15.00 WIB dan pada shift kedua 15.00-23.00 WIB. Meski begitu, posko yang berada di Dinas Sosial maupun di Suku Dinas, tetap beroperasi selama 24 jam.

“Kami pastikan, posko di Dinas maupun di Sudin tetap buka selama 24 jam,” tandasnya.

Selain itu, pihaknya juga terbuka dengan berbagai informasi yang diterima dari masyarakat. “Kami juga terbuka dengan informasi dari warga dan kami juga minta warga berperan aktif dalam menginformasikan jika ada gelandang maupun pengamen di wilayah DKI Jakarta,” tutupnya.

Nantinya, tim Petugas Pelayanan, Pengawasan, dan Pengendalian Sosial (P3S) yang berada di bawah naungan Dinas Sosial DKI Jakarta, di bawah komando Dinas Perhubungan akan menelusuri terminal dan stasiun pada H-7 dan H+7 bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. (Red/mar)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *