Satrio Wibowo: Dukung Kebijakan Presiden Jokowi, Ibu Kota Pindah Ke Luar Jawa

IMG-20190430-WA0044
JurnalNusantara.com – Wacana Pemindahan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Luar Pulau Jawa mengemuka setelah Presiden Joko Widodo mewacanakan hal tersebut setelah rapat kabinet.Pemikiran itu tentu dengan pertimbangan yang matang dan terukur bukan semata Jakarta dikepung Banjir.Namun lebih pada jangka panjang karena perpindahan Ibu Kota Menuju Luar Pulau Jawa menandakan proses pemikiran jangka panjang menuju Indonesia Maju 50 tahun kedepan.Benarkah?

“Sudah saatnya memang pusat pemerintahan di buat terpisah dengan pusat perekonomian , di karenakan proses administrasi di pusat lebih cepat dan terintegrasi dengan senyaman mungkin bagi pihak yang berurusan dengan pemerintahan,” ujar Satrio Wibowo Politisi Muda asal PDIP kepada sejumlah media termasuk JURNALNUSNATARA.COM,di Jakarta, Pada Selasa (30/04/2019)

Menurut Satrio Perpindahan Pusat pemerintahan ke luar Jawa membuktikan Presiden Jokowi satu tarikan nafas dengan Bung Karno yang pada tahun 1957 membuat masterplan Ibu Kota di Palangkarya, Kalimantan Tengah.

“Pilihan pulau borneo memang pilihan tepat untuk waktu bekerja di asia pacific, garis khatulistiwa dan akses dari berbagai benua,” imbuhnya

Dikatakan Satrio Presiden Jokowi benar menjadi Presiden Indonesia seutuhnya, dimana Presiden sebelumnya fokus pembangunan di Jawa untuk mengamankan kepentingan politik dikarenakan banyak pemilih di pulau jawa, namun beda dengan Jokowi, segala konsep dan kebijakan di tempuh dengan kepentingan seluruh rakyat Indonesia.

“Saya dukung penuh kebijakan tersebut dan bangga akan terjadinya ibu kota baru yang membuat bangga seluruh rakyat Indonesia di Dunia. dan semakin yakin Indonesia Maju di tangan Jokowi-Amin,” tandasnya (han)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *