Pasca pemilu, Pemerintah Harus Fokus Pada Tiga Sektor Ekonomi

IMG_20190508_172410-1152x648_crop_871x548
JurnalNusantara.com – Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas dan berkelanjutan, pemerintah perlu mendorong aspek industri agar benar-benar mampu menjadi katalisator pertumbuhan sektor manufaktur. Hal tersebut disampaikan Fadli Hanafi, Dosen Kebijakan Keuangan Universitas Indonesia dalam diskusi publik yang digelar Kaukus Muda Indonesia (KMI), Rabu (8/5/2019) di kantor KMI, Salemba, Jakarta Pusat.

“Pertumbuhan ekonomi kita masih relatif stagnan dikisaran 5 persen. Yang paling penting dari pertumbuhan ekonomi bukan persoalan angkanya. Walaupun pertumbuhan melambat namun harus Inklusif, berkualitas dan bisa dinikmati oleh semua orang,” ujar Fadli Hanafi.

Pasca pemilu ini, lanjut Fadli, siapapun presidennya, tantangannya sama yaitu menjadikan Indonesia lebih kuat terhadap dinamika eksternal dan global. Menurutnya, sekarang ini Indonesia masih rentan oleh kenaikan suku bunga di AS, perang dagang antara AS dengan China dan dinamika global lainnya. Oleh karena itu, pemerintah harus fokus pada penguatan ekonomi domestik agar bisa bertahan dari dinamika ekonomi global dengan cara mendorong manufaktur.

“Jika merujuk pada data BPS, 3 dari 9 sektor utama yang harus diutamakan agar Indonesia ke depan lebih kuat yaitu meningkatkan sektor pertanian, industri dan perdagangan. Target pertumbuhan ekonomi ke depan memang bagus namun harus juga berfikir realistis,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bima Yudhistira, Pengamat INDEF berpendapat, pertumbuhan ekonomi yang tumbuh terus, seharusnya secara otomatis aktivitas ekonominya lebih sering tetapi yang terjadi saat ini ekonomi kita masih stagnan di 5 persen.

“Pemerintah sebaiknya membenahi beberapa kementerian yang dinilai sangat krusial terhadap perekonomian kita diantaranya Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perekonomian dan Kementerian BUMN,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *