Pasca Pemilu 2019, KAMPUD Mengajak Jaga Perdamaian dan Persatuan

IMG_20190515_154057-1152x648-576x324
JurnalNusantara.com – Pasca pemilu 2019 yang telah digelar pada 17 April lalu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mendapatkan dukungan moril dari sekelompok massa yang mengatasnamakan Komite Aksi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD). Koordinator Lapangan, Rifki Basit meminta semua pihak harus bisa menahan diri dan tetap menjaga kondusifitas jelang dan saat pengumuman resmi hasil Pemilu 2019. Apapun hasilnya yang akan diumumkan oleh KPU pada 22 Mei 2019 mendatang harus disikapi dengan penuh tanggungjawab.

“Ironi jika menuding KPU atau pemilu curang karena tidak bisa menerima kekalahannya dalam pesta demokrasi 2019. Jika yang kalah menuding pemilu curang, seharusnya disertai dengan bukti tidak sekedar beropini atau menebar tudingan dan memprovokasi warga agar tidak percaya terhadap KPU atau tidak mengakui hasil pemilu,” tegas Rifki, Rabu (15/5/2019) kepada awak media saat menggelar aksi di depan kantor KPU Pusat, Jakarta.

Rifki menilai, para eiit politik harus bisa rnengedukasi warga dalam berdemokrasi, bukan memprovokasi dan menuding pemilu curang melalui media massa, namun harus bisa membawa bukti-bukti dan mengadukannya melalui mekanisme atau saluran yang sudah diatur sesuai undang-undang yang berlaku.

“Harus disadari bahwa kalah atau menang merupakan konsekuensi logis dalam berdemokrasi. Hadapi dan terima semua itu dengan sikap dewasa dan legowo. Stop provokasi dan ujaran kebencian yang bisa memecah belah bangsa. Mari bersama-sama jaga kerukunan dan pererat tali persaudaraan pasca Pemilu 2019,” ujar Rifki.

Kami, lanjut Rifki, berharap agar semua pihak sama-sama menghormati hasil pemilu 2019 dengan tetap menjaga kondusifitas. KAMPUD juga dengan tegas menolak People Power dan menghimbau penyelesain sengketa Pemilu dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku. Menurutnya, segala bentuk penggiringan opini atau framing melalui narasi-narasi sesat dan provokatif untuk memecah belah bangsa atau mengganggu legitimimasi dan kinerja KPU harus kita iawan dan tolak bersama-sama.

“KAMPUD secara khusus mengucapkan terima kasih banyak kepada KPU yang telah mengabdikan seluruh jiwa raganya demi pelaksanaan pemilu 2019 yang jujur, adil dan transparan,” pungkasnya. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *