Sapuhi Gelar Bukber, Syam : Walaupun Beda Nama, Tetap Dilaksanakan

IMG-20190516-WA0031
JurnalNusantara.com – Untuk kebersamaan dan silaturahmi sesama anggota, Sarikat Penyelenggara Umrah dan Haji Indonesia (Sapuhi) menggelar buka puasa bersama disalah satu restauran dibilangan Jakarta Timur.

Acara buka bersama yang bertagline “Mengeratkan Silaturahmi Dengan Sesama” dihiasi dengan Talkshow bertema “Pembinaan Umrah dan Haji Khusus” dan dihadiri Ketua Sapuhi H. Syam Resfiadi, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag RI M.Arfi Hatim, M.Ag, para sponsor dan undangan.

Acara buka bersama ini menurut Ketua Sapuhi Syam Resfiadi merupakan hal yang rutin dilaksanakan di bulan suci Ramadhan, walaupun tahun lalu berbeda judul dan adanya deklarasi dengan pergantian nama. “Walaupun tahun lalu berbeda dengan sekarang, kita tetap gelar buka bersama dengan anggota. Ini acara rutin di bulan suci Ramadhan,” kata Syam dalam kata sambutannya sebelum buka puasa, Rabu (15/5/2019) sore.

Dia bulan Ramadhan ini, Dia meyakini bahwa program-program Sapuhi lebih baik dari tahun lalu. Bahkan, kata Syam, rutinitas dibulan puasa tidak kalah baiknya, justru mempunyai nilai luar biasa. “Semoga acara ini bisa berkenan bagi semua anggota.Dan hadirnya pak Arfi dapat memberikan binaan nanti kepada kita semua terkait judul talkshow nya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Syam menjelaskan bahwa penambahan kuota 10.000  jamaah Haji 2019 yang ditetapkan Pemerintah tentunya dapat mengurangi beban bagi Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Syam juga merasa senang dan tidak ada beban, pasalnya cadangan Pemerintah masih ada 600 orang yang belum terakomodir dan sudah melunasi 8000 dolar. “Jadi kami hal itu saja sudah cukup.senang, sehingga kami merasa tidak punya beban kepada para jamaah yang dicadangkan,” ungkap pria yang penuh energik ini.

Kendati demikian, Pemerintah menginformasikan bahwa mulai tahun 2019 uang calon jamaah ibadah haji khusus yang dicadangkan tidak bisa ditarik dan menjadi jaminan untuk keberangkatan tahun berikutnya. “Namun dari itu semua, tentunya nanti jamaah akan mendapat bagi hasil dari investasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) setiap bulannya,” jelasnya.

“Dan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) pun siap menampung dana bagi hasil tersebut,” tambahnya.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *