IPI Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Ani Yudhoyono

PhotoPictureResizer_190602_033618826_crop_543x362
JurnalNusantara.com – Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) menyampaikan duka yang mendalam atas wafatnya Ibu Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu setempat, di National University Hospital, Singapura.

“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga Besar Ikatan Pesantren Indonesia ikut berduka cita yang mendalam atas wafatnya ibu Hj. Kristiani Herrawati atau Ibu. Ani Yudhoyono, kami sebagai saksi bahwa beliau adalah orang baik,” Ujar Ketua Umum DPP IPI, KH. Zaini Ahmad. S. RK kepada awak media di Jakarta, Sabtu (01/05/2019)

Ia juga mengungkapkan, semasa hidupnya, Ani Yudhoyono telah membaktikan diri bagi masyarakat dan bangsa Indonesia, terutama saat mendampingi Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) baik dalam suka dan duka. Selain itu, dia juga meminta agar Pondok Pesantren yang ada di bawah naungan IPI agar menggelar Sholat Ghoib untuk mendoakan Ibu. Ani Yudhoyono.

“Saya minta agar Pondok Pesantren yang ada di bawah IPI untuk menggelar Sholat Ghoib, Kita do’akan semoga semua amal ibadahnya diterima, diampuni segala dosa, dan almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” Ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Ani Yudhoyono meninggal saat menjalani perawatan di National University Hospital, Singapura. Dia dirawat sejak Februari 2019 karena sakit kanker darah.

Dari rumah sakit, jenazah Ani dibawa ke KBRI Singapura untuk disalatkan lalu diterbangkan ke Indonesia untuk dimakamkan di Taman Malam Pahlawan Kalibata. (Red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *