Ratusan Relawan ARJ Gelar Aksi Dukung Polri Ungkap Kerusuhan 22 Mei

IMG-20190604-WA0022
JurnalNusantara.com – Ratusan relawan dari berbagai organ yang tergabung dalam Aliansi Relawan Jokowi (ARJ) menggelar aksi di depan Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta Selatan, Selasa (4/6/2019). Dalam aksinya, massa membentangkan Spanduk Panjang berkisar 30 Meter yang bertuliskan SAVE KAPOLRI – NKRI Harga Mati.

Kordinator Aksi ARJ, Lisman Hasibuan mengatakan, aksi yang digelar ini dalam rangka memberikan suport kepada POLRI dan SAVE KAPOLRI agar tetap tegar dan terus semangat menuntaskan kasus kerusuhan otak dibelakang aksi 21 – 22 Mei 2019 di Bawaslu RI.

“Kami meminta kepada Kapolri Tito Karnavian supaya terus menyelesaikan persoalan-persoalan yang masih Jadi PR utama yaitu mengungkap otak pelaku dari kerusuhan tersebut. Kami datang untuk mengawal dan kami meminta kepada pihak-pihak masyarakat di seluruh Indonesia agar bersama-sama menciptakan masyarakat yang aman dan bergandeng tangan kembali,” tegas Lisman.
IMG_20190604_162603-1152x648
Lisman menambahkan bahwa pesta demokrasi telah usai yang harus disikapi dengan kedewasaan tanpa terkotak-kotak lagi. “Kita ingin bersatu, tidak ada terkotak-kotak lagi. Kami dari Aliansi Relawan Jokowi menyerukan bahwa tidak ada 01 atau 02 lagi, yang ada adalah 03 yaitu Persatuan Indonesia.

Terkait dengan aksi teror bom yang terjadi di Pospam di Tugu Kartasura kemarin, Lisman mengaku sangat prihatin. Oleh karena itu, ARJ berkomitmen melakukan gerakan moral dalam rangka mendukung Polri/TNI dalam rangka menjaga stabilitas keamanan negara.

“Kami mendukung langkah-langkah Polri/TNI dalam menjaga stabilitas keamanan nasional. Kita tidak ingin ada pihak ketiga yang ingin menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Sementara itu, Kordinator ARJ, Aidil Fitri,S.H., menegaskan,” Aksi Save Polri adalah bentuk dukungan dari kami kepada Polri dan TNI yang mana dalam hal ini Polri lebih di pojokkan, padahal kita tahu polri sudah bertindak sesuai konstitusi.

“Saya sebagai kordinator ARJ dan Ketum Foreder mendukung Kapolri untuk tidak ragu dan tetap tegas bahwa apa yang beliau lakukan saat ini sudah benar. Yang mau makar harus ditumpas sampai ke akar-akarnya, jangan biarkan tumbuh berkembang anarkisme. Rakyat Indonesia sudah jenuh muak dengan para provokator biang kerusuhan di Jakarta. TNI dan Polri harus tetap solid dan kuat karena banyak provokator yang mencoba memecah belah antar TNI dan Polri,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Penanggung jawab ARJ, Haidar Alwi mengapresiasi kinerja Polisi dan TNI dalam mengatasi kerusuhan 22 dan 23 Mei 2019 lalu. Selain itu, Haidar Alwi juga mendukung penuh Polri untuk segera menuntaskan kerusuhan dan menangkap dalang-dalangnya.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Polri dan TNI yang telah mengawal Pemilu serta mendukung langkah-langkah Polri dalam menuntaskan kerusuhan 22-23 Mei 2019 lalu,” pungkasnya. (my)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *