PRN Gelar Aksi Dukung Polri Untuk Tuntaskan Kerusuhan 22 Mei

IMG_20190612_143639-1152x648-576x324
JurnalNusantara.com – Ratusan massa dari 14 organ yang tergabung dalam Aliansi Presidium Rakyat Nusantara (PRN) menggelar aksi simbolik dan memohon untuk beraudiensi dengan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A. Ph.D guna menyatakan sikap sebagai bentuk dukungan Presidium Rakyat Nusantara terhadap Kepolisian Republik Indonesia dengan tagar #SaveKapolri.

Koordinator PRN, Marlin Bato mengatakan, beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini membuat situasi keamanan dan ketertiban dalam negeri mengalami turbelensi dan gesekan tajam mengarah kepada disharmoni bangsa. Persatuan dan kesatuan antar masyarakat pun ikut terkoyak ibarat benang kusut yang sulit dirajut kembali. Puncaknya peristiwa kerusuhan 22 Mei pasca pemilihan umum serentak hingga hari ini belum menunjukan tanda-tanda akan ada itikad baik dari elit-elit politik untuk menciptakan suasana yang kondusif.

“Aksi ini kami laksanakan sehubungan dengan beberapa peristiwa yang terjadi di tanah air akhir-akhir ini hingga puncaknya peristiwa kerusuhan 22 Mei yang mengancam keselamatan Negara oleh oknum-oknum serta ormas-ormas radikal yang merongrong wibawa Negara serta munculnya aksi sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur,” ujar Koordinator PRN, Marlin Bato, Rabu (12/6/2019) di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia Jl. Trunojoyo No.3, Jakarta Selatan.
IMG_20190612_142848-1152x648-576x324
Massa yang mengenakan busana bernuansa etnis daerah juga mendesak kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas peristiwa 22 Mei dan menangkap aktor-aktor intelektual dibalik peristiwa kelam tersebut. Jika tidak dituntaskan, lanjut Marlin, hal ini tentu saja akan mengancam keselamatan negara akibat ulah oknum-oknum yang ingin menciptakan kekisruhan dan merongrong wibawah Negara. Munculnya aksi kerusuhan dan desakan sejumlah ormas yang menuntut Kapolri mundur menandakan demokrasi diartikulasikan secara kebablasan oleh sejumlah oknum dan ormas menyebabkan situasi mengalami kemelut serius.

“Presidium Rakyat Nusantara siap mendukung Kapolri beserta korps bhayangkara untuk dapat menjamin keamanan dan ketenteraman masyarakat demi kemajuan bangsa. Presidium Rakyat Nusantara menaruh harapan yang besar kepada polri untuk segera membongkar aktor-aktor intelektual dibalik 22 Mei secara terang benderang agar tidak menjadi sejarah kelam negeri ini. Selain itu, Presidium Rakyat Nusantara sebagai organisasi sipil society berharap poIri bertindak tegas kepada kaum-kaum radikal yang dengan sengaja ingin menyeret Indonesia kedalam medan konflik,” tegas Marlin.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Aliansi Warga Jakarta (AWJ) yang merupakan salah satu organ PRN, Ir. Soegiharto Santoso menyatakan dukungannya terhadap aksi tersebut. “Saya berharap aksi ini terus bergulir sebagai bentuk dukungan terhadap Polri. Gerakan-gerakan yang positif seperti itu dilakukan untuk menjaga keutuhan negara dan bangsa Indonesia. Jika melihat kerusuhan Mei 98 lalu, kita mengalami, merasakan dan melihat sendiri bagaimana ketakutan orang dan ekonomi menjadi lumpuh. Nah itu kan harus kita jaga bersama jangan sampai terjadi kembali,” ungkapnya. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *