Wujudkan Santripreneur, IPI Kalimantan Selatan Gandeng Al Balad Foundation

IMG-20190630-WA0047
JurnalNusantara.com – Bertempat di Rumah Al Balad Depok Sabtu, 29 Juni 2019, Ikatan Pesantren Indonesia Dewan Pengurus Wilayah Kalimantan Selatan mengadakan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Al Balad Foundation pimpinan Ustads Legisan Samtafsir, M.Ag.

Kerjasama ini terjalin karena kesamaan visi dan misi kedua organisasi ini.
Legisan selain sebagai Dai yang sering mengisi acara on air dan of air, juga seorang Entrepreneur. Direktur PT Agro 165 Nusantara Jaya ini sukses mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar (lele, patin, gurame) dengan sistem Bioflog. Inovasi teknologi super intensif ini mampu menjawab permasalahan semakin sempitnya lahan, mahalnya biaya pembuatan kolam, sulitnya pemeliharaan.

“Setiap bulan diadakan pelatihan budidaya yang dilengkapi dengan pelatihan pengolahan produk dan motivasi. Alhamdulillah program Biofolg 165 ini menjadi rujukan masyarakat dari seluruh Indonesia,” kata Legisan .

Trainer ESQ Leadership Center ini menambahkan, melalui Al Balad Wakaf Foundation mempunyai tujuan mulia yaitu menciptakan sebanyak banyaknya Entrepreneur yang mempunyai jiwa patriot muslim sejati, sehingga bisa membantu mengentaskan kemiskinan, dan sebagai patriot pembangunan negeri, sesuai dengan nama Al Balad yang berarti Negeri.

Al Balad sendiri adalah surat Al Quran surat ke 90, tergolong surat Makkiyah yang terdiri dari 20 ayat.
Gayung bersambut, Sekretaris Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan Ustadz Edy Setyo Utomo. SE, MH yang pernah berkunjung ke Al Balad di Depok, melihat konsep Integrated Urban Farming ini bisa di implementasikan di lingkungan pondok pesantren.

“Kami mendiskusikan konsep ini ke Ketua Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan dan pengurus lainnya, dan alhamdulillah pengurus sependapat untuk dibuatkan MoU dengan Al Balad Wakaf Foundation,”” ujar Ust Edy.

Melalui MoU ini, Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan ada mengadakam seleksi calon peserta untuk diberi beasiswa pelatihan dan magang di Bioflog 165 Farm di Depok. Diharapkan setelah magang selama 3-4 bulan di Al Balad, peserta siap ditempatkan di pondok pondok pesantren yang memerlukan atau usaha mandiri.

“Subhanallah terima kasih kami ucapkan ke Ustadz Legisan dan semua keluarga besar Al Balad, telah memberikan kesempatan ke Ikatan Pesantren Indonesia Kalimantan Selatan, untuk ikut program ini. Apalagi ini dengan memberikan keringanan biaya, bahkan gratis biaya pelatihan. Jadi nanti kita sharing , supaya tujuan mulia ini bisa terwujud,” kata KH M Mukri Yunus saat selesai penandatangan naskah Memorandum of Understanding. (Red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *