Dukung Program Presiden Jokowi dalam Konektivitas Infrastruktur dengan Pusat Produksi Rakyat, PSI: Pariwisata adalah Senjata Ampuhnya

IMG-20190716-WA0047
JurnalNusantara.com – Kembali menanggapi Pidato Politik Presiden Joko Widodo dalam acara “Visi Indonesia” di Sentul, Minggu 14 Juli 2019; Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut baik adanya strategi membuat program konektivitas antara pembangunan infrastruktur dengan kawasan produksi rakyat.

“Memang itulah sejatinya tujuan dari pembangunan infrastruktur bahwa akan menciptakan pusat-pusat ekonomi baru,” ujar Frans Meroga Panggabean, Juru Bicara PSI bidang Pemberdayaan Ekonomi Rakyat. Selanjutnya Frans menilai Pariwisata adalah sektor yg paling ampuh menjadi ‘trigger’ dalam program konektivitas tersebut.

“Berdasarkan data 2018, Pariwisata Indonesia itu baru bisa mendatangkan kurang lebih 10 juta orang wisatawan, lalu kita bandingkan dengan Malaysia dan Thailand yang sesama negara ASEAN, sudah mampu mendatangkan sekitar 25 juta orang wisatawan,” tambah Frans yang juga praktisi Koperasi dan UMKM ini.

Peningkatan kedatangan wisatawan tersebut otomatis akan berimbas kepada pertumbuhan aktivitas ekonomi dalam masyarakat dengan terciptanya industri-industri kecil UMKM untuk pemenuhan kebutuhan pariwisata. “Kita yakin industri pertanian, perkebunan dan juga perikanam pasti akan tumbuh sehingga layak menjadi prioritas dari pemerintahan Pak Jokowi periode kedua ini,” tegas lulusan MBA dari University of Grenoble, Perancis ini.

PSI menilai program penetapan 10 destinasi prioritas wisata baru atau dikenal dengan 10 Bali Baru yang sudah baik selama ini harus bisa dikemas dengan narasi yang kreatif dan menjual. Peran dari Bapak K.H. Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden yang dikenal sebagai ulama besar yang menjunjung tinggi toleransi dapat dioptimalkan dengan mengedepankan kemasan ‘Moslem Tourism’ mengingat potensinya yang sangat besar.

“Salah satu destinasi 10 Bali Baru itu kan Tanjung Lesung di Banten. Nah kita bisa gali apa yg bisa menjadi cerita ataupun sejarah penyebaran Islam di Banten yang merupakan daerah asal Abah Kyai Ma’ruf untuk ‘endorse’ Tanjung Lesung. Contoh lain destinasi wisata Borobudur dan Prambanan di Jawa Tengah, kita bisa buat kemasam Moslem Tourism pada sejarah penyebaran Islam oleh Wali Songo,” tambah Frans lagi.

PSI siap mendukung pemikiran dan perumusan strategi dan kreativitas lain yg bisa dibangun sehingga maksimal dapat menjadi pemicu pemberdayaan ekonomi rakyat sebagai kelanjutan pembangunan infrastruktur.

“Harapan kami pemerintahan 5 tahun kedepan nanti Jokowi-Maruf dapat mewujudkan Indonesia Maju serta Adil dan Makmur dengan fokus pariwisata menjadi andalan pertumbuhan perekonomian masyarakat di daerah dgn menghidupkan pertanian, perkebunan dan perikanan serta juga UMKM,” tutup Frans di SICC Sentul. (Red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *