Garda NTT Gelar Aksi Demo Tolak Relokasi Penduduk Pulau Komodo

IMG_20190802_164707-1152x648-576x324
JurnalNusantara.com – Puluhan massa dari Gerakan Patriot Muda Nusa Tenggara Timur (GARDA NTT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Penghubung Pemerintah Provinsi NTT Jl. Tebet Timur Dalam Raya No. 42 Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). Aksi digelar terkait wacana pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang akan segera merelokasi penduduk pulau Komodo di Labuan Bajo Manggarai Barat Flores NTT.

Humas Forum Pemuda NTT, Aziz Deornay SH mengatakan, ada dua persoalan yang krusial terkait rencana Gubernur NTT yaitu pemindahan atau relokasi masyarakat Komodo dan rencana penutupan. Ia menilai rencana tersebut dinilai merupakan kebijakan yang tidak melibatkan kebijakan pusat.

“Pak Gubernur tidak bisa mengambil langkah seperti itu tetapi dia harus berkomunikasi kepada Kementerian Kehutanan. Hal ini perlu karena ide penutupan komodo yang notabene menjadi tempat atau objek mata pencaharian selama ini,” ungkapnya.

Gubernur, lanjut Aziz, belum memberikan penjelasan secara komprehensif mengenai metode apa yang dipakai. Masyarakat memiliki kekhawatiran ketika melakukan penutupan menjadi pintu masuk bagi koorporasi untuk membangun bisnisnya.

“Mudah-mudahan penutup ini untuk kepentingan rakyat secara keseluruhan bukan untuk kelompok tertentu. Kita menyambut baik tapi dengan syarat untuk kepentingan rakyat.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Garda NTT, Yons Ebiet mengungkapkan bahwa pertanyaan-pertanyaan yang bersifat prinsip sudah diajukan, seperti warga nantinya direlokasi ke mana, lalu apa solusinya. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *