Rencana Demo di Satpas Kembali Batal

PhotoPictureResizer_190813_141404572_crop_304x253
JurnalNusantara.com – Untuk ketiga kalinya, kelompok yang mengatasnamakan peduli rakyat yang mengajak demo ke Mabes Polri dan Satpas SIM, namun pada hari H nya, kelompok tersebut tak berani menampakkan batang hidungnya.

Korlap ajakan demo yang menyoroti kinerja Polri khusunya korp lalulintas, Korlin yang dikonfirmasi wartawan lewat WA Selasa (13/08) hanya menjawab “ga jadi bang, aksi dibatalkan om.”

Ditanya alasan kenapa tidak jadi demo, padahal sudah menuduh ada pungli dan meminta dirlantas dicopot, hingga berita ini tampil, Korlin tak menjawab. Padahal, sehari sebelumnya Korlin memastikan akan mengkritisi korp bertopi putih di Jakarta. “Pasti Bang, kami akan turun.”

Seringnya muncul ajakan demo secara broadcast lewat WA, sejumlah warga dan wartawan menjadi apatis. “Jadi yang namanya demo tidak selalu menyuarakan kepentingan masyarakat, tapi bisa saja kelompok maupun pribadi,” ungkap warga yang ditemui saat pengurusan SIM.

Sayangnya, warga yang bernama Anto ini tak menyebut demo macam apa. Ia hanya memberi gambaran seputar ajakan demo yang diperoleh lewat WA. “Tapi nyatanya tak jadi. Saya tidak tahu, mungkin masuk angin,” katanya tertawa ngakak.

Sebelumnya pada Minggu (21/7) beredar undangan berantai ajakan demo pada Senin (22/7) secara berantai lewat WA yang mengatasnamakan dari SEMMI Jakarta Raya di Satpas SIM Jl. Daan Mogot Jakbar.

Undangan yang disertai dengan nomor HP korlap viral sehari sebelumnya. Isinya, senada mereka menuntut agar dirlantas Polda Metro Jaya dan Kasi SIM dicopot dari jabatannya. Karena membiarkan pungutan liar di pelayanan masyarakat

Namun gertakan dari surat berantai tersebut cuma ajakan belaka, faktanya sejumlah wartawan yang sudah menunggu di lokasi sesuai undangan dari yang mengaku kelompok peduli masyarakat itu tak nongol.

Sebelumnya, dalam keterangannya Tito mengancam akan menindak Kapolda dan kepolisian yang tidak menjalankan operasi memberantas Pungli. “Saya minta semua Kapolda serius, karena ini perintah presiden, bukan saya,” tegas Kapolri, menyebut ada teguran I dan II bila Kapolda gagal menjalankan operasi Saber Pungli. Tito menyebut di Mabes Polri masih banyak stok. “Masih banyak Kombes. Mereka juga ingin berprestasi,” tegas Kapolri. (dn/red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *