Diusia Seabad, ‘Aisyiyah Telah Membentuk Insan Kamil

IMG-20190821-WA0064
JurnalNusantara.com – Taman Kanak-kanak (TK) ‘Aisyiyah Bustanul Athfal kini telah seabad dalam usianya. Dalam usia yang seabad ini bisa dibilang tak muda lagi di sebuah organisasi. Pasalnya, diusia seabad menandakan bahwa eksistensi dan tingkat kematangannya tak bisa dipungkiri lagi. Tentu Sejarah telah merekam jejak ‘Aisyiyah dalam membangun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)  di Indonesia.

“Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan anak usia dini di Indonesia. ‘Aisyiyah bersungguh-sungguh dalam melayani bangsa Indonesia dalam dunia pendidikan,” kata Wakil Ketua Majelis Dikdasmen PP ‘Aisyiyah, Dr Chandrawaty MPd saat dihubungi wartawan, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Wanita yang biasa dipanggil bunda ini menambahkan, hingga di tahun 2019 ini amal usaha di bidang pendidikan anak usia dini telah mencapai lebih dari 20.000 lembaga yang tersebar di berbagai wilayah.Lembaga tersebut tersebut terdiri dari Taman Kanak-kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal, Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), Satuan PAUD  Sejenis (SPS), Taman Pendidikan Quran (TPQ), dan Taman Bina Anak ‘Aisyiyah (TBAA). “Lembaga-lembaga tersebut tidak hanya tersebar di Indonesia, tapi juga di Mesir dan Singapura,” katanya.

Komitmen ‘Aisyiyah dalam menyelenggarakan  PAUD yang  memiliki dasar filosofis dan nilai Islami menurut Ia, berorientasi pada pembentukan insan kamil, karena pendidikan anak usia dini merupakan dasar pembentukan karakter akhlak mulia yang bercirikan insan yang imannya kuat berbasis tauhid dan takwa. “Sehingga melahirkan kesalehan, berbudi pekerti luhur, cerdas berilmu, mandiri, bersosial, dan berguna bagi sesama serta lingkungannya,” terangnya.

Lebih lanjut, Chandrawaty menjelaskan bahwa sejak berdirinya pada tahun 1919, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal telah mendidik ribuan anak Indonesia tumbuh dan berkembang menjadi manusia yang cerdas, saleh, dan berkarakter. “Jadi selama seabad ini, TK ‘Aisyiyah Bustanul Athfal telah menghasilkan banyak lulusan yang saat ini tersebar di dalam negeri maupun  manca negara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Masyithoh Chusnan mengatakan jauh sebelum Indonesia merdeka, Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) berdiri sebagai sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pertama yang dimiliki oleh kaum pribumi.

“Meski terbatas pada pendidikan sains pada masanya, kader-kader ‘Aisyiyah menanamkan keimanan pada pendidikan anak dan itu mencerdaskan emosional. Tidak mudah mempertahankan sekolah sampai satu abad,” tandasnya.(SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *