Wisuda Lulusan PPRA ke-59, Lemhannas : Tingkatkan Kepekaan dan Kepedulian Sosial

IMG-20190823-WA0047
JurnalNusantara.com – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Letjen TNI Purn Agus Widjojo meminta alumni Lemhannas meningkatkan kepekaan dan kepedulian sosial terhadap perkembangan kondisi sosial kemasyarakatan di lingkungan masing-masing .

Hal itu diungkapkan Gubernur Lemhannas saat mewisuda 99 peserta dari 100 peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) Ke-59 Tahun 2019, di Gedung Lemhannas RI, Jakarta. Mereka terdiri dari TNI, Polri, akademisi, organisasi kemasyarakatan dan lain sebagainya.

Dalam kesempatan itu, Agus mengucapkan selamat atas berhasil para alumni menyelesaikan tugas belajar dalam PPRA Ke-59 ini dan kini sah meninggalkan predikat peserta dan menggantikannya dengan predikat alumni Lemhannas RI.

“Hari ini, merupakan hari yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi para alumni PPRA Ke-59 beserta keluarga, yang telah berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Reguler Lemhannas RI,” katanya kepada wartawan, Jumat, (23/8/2019).

Sejak tujuh bulan yang lalu, kata Agus, tepatnya pada 22 Januari 2019 para alumni PPRA Ke-59 telah menjalani proses belajar yang intens, mendalam dan juga melelahkan.

Rangkaian proses panjang tersebut, tidak lain untuk memantapkan wawasan pengetahuan para alumni melalui pemahaman empat konsensus dasar bangsa, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika serta doktrin operasional wawasan nusantara, ketahanan nasional dan kepemimpinan serta bidang studi lainnya.

“Ini diberikan untuk menambah wawasan pengetahuan agar dalam menjalankan tugasnya yang bermuara pada pembuatan dan implementasi kebijakan publik dalam rangka implementasi konsensus dasar bangsa, para alumni sebagai pemimpin nasional tingkat strategis dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Mantan Dansesko TNI ini mengapresiasi para alumni PPRA yang telah menunjukkan dedikasi, dan komitmennya selama pendidikan berlangsung hingga berakhirnya rangkaian pendidikan ini.

Agus berharap dengan bekal wawasan yang telah diberikan selama tujuh bulan seluruh alumni PPRA mampu mengimplementasikan ilmu, pengetahuan dan wawasan yang diperoleh selama pendidikan melalui pemahaman dan cara berpikir komprehensif, integral, holistik dan sistemik.

Bekal ini akan menjadi pedoman dalam penyusunan berbagai kebijakan sesuai dengan penugasan di lingkungan kerja masing-masing. “Tidak boleh dilupakan bahwa proses pendidikan merupakan tahap investasi perseorangan dan institusional guna meningkatkan kualitas pengabdian para alumni dalam institusi yang telah memberikan tugas belajar,” jelasnya. (SR)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *