Ketum GO INDONESIA: Jangan Jadi Ajang Bancakan Proyek, Pemindahan IKN Harus Diawasi Ketat

IMG-20190824-WA0039
JurnalNusantara.com – Percakapan di ranah publik kini mulai dihiasi berbagai argumen antara dua kubu yang pro dan kontra perihal pendirian Ibukota Negara (IKN) baru. Polarisasi dukungan terkait pemindahan Ibukota Negara Indonesia yang berpenduduk 260 juta jiwa ini pun mulai tampak ke permukaan.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Generasi Optimis (GO) Indonesia Jeni Widianingrum melihat bahwa realitas perbedaan opini tersebut tak terhindarkan. Bagi Jeni setiap keputusan strategis niscaya berpotensi memicu dukungan maupun kritik. Pemindahan Ibukota ke daerah baru, menurut Jeni adalah sebuah hajatan akbar yang menuntut perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang super ketat.

Jeni mengaku percaya bahwa Presiden Jokowi pasti telah mempertimbangkan matang-matang rencana pemindahan Ibukota tersebut, dan mendorong Pemerintah untuk melaksanakan kajian komprehensif yang mengacu kepada seluruh aspek termasuk denah tata ruang nasional.

Di sisi lain, ia menambahkan, “Saya melihat pro-kontra dalam rencana pemindahan Ibukota. Itu wajar. Untuk yang pro, tampaknya mereka sebagian besar adalah para pendukung Pak Joko Widodo. Baik pendukung sejati maupun pendukung oportunis.”

“Pendukung sejati pasti melihat dengan mata kepala sendiri bahwa tingkat kepadatan dan polusi DKI Jakarta memang tidak layak lagi menjadi Ibukota Negara. GO Indonesia sangat memahami itu karena Jakarta sempat menjadi kota dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia,” imbuh Jeni.

“Kalau pendukung oportunis ya artinya mereka mendukung kebijakan pemindahan Ibukota sebagai ajang bancakan proyek yang menguntungkan mereka secara finansial ataupun jabatan,” ujarnya. “Tutup semua celah resiko tersebut dengan regulasi yang jelas dan tentunya pengawasan yang super ketat,” tambah Jeni lagi.

Sementara itu, Jeni melihat pihak yang kontra dengan kebijakan pemindahan Ibukota negara datang dari berbagai macam kelompok. Jeni menilai ada kelompok yang khawatir atau takut tidak dapat kue-kue proyek lagi dari Pemerintah pusat.

Ketua Umum GO Indonesia itu juga mengingatkan Pemerintah agar tetap menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kalimantan. Ia yakin bahwa Presiden Jokowi dan jajarannya bisa mempertahankan Kalimantan sebagai pusat paru-paru dunia.

“GO Indonesia mendukung Pemerintahan Presiden Jokowi mempertahankan paru-paru dunia di Kalimantan untuk kelangsungan hidup generasi yg akan datang, ini penting sekali. Aspek ekologi atau lingkungan hidup tetap harus prioritas perhatian panitia pemindahan Ibu Kota negara,” ujar wanita asal Bandung tersebut.

Rencana pemindahan Ibukota menurut Jeni juga baik dalam sisi pertahanan dan keamanan negara. “Saya yakin, secara intelijen Hankam penentuan lokasi Ibukota yang baru sudah melalui pengamatan yang mendalam. Intelijen kita profesional, mereka pasti sudah melakukan kajian dan analisis yang matang sebagai pertimbangan Presiden,” pungkas Jeni Widianingrum. (Ar)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *