Polsek Kalideres Lumpuhkan Sindikat Spesialis Curanmor Jaringan Lampung

IMG-20190904-WA0054
JurnalNusantara.com РSerse Krimum Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat berhasil membongkar kasus pencurian kendaraan bermotor. Dimana kesepuluh komplotan pencuri ranmor diketahui merupakan sindikat Kota bumi Tanggamus jaringan curanmor Lampung

Enam dari sepuluh tersangka terpaksa dilumpuhkan timah panas oleh petugas akibat saat dilakukan penangkapan berusaha melawan petugas

Kapolsek Kalideres AKP Indra Maulana mengatakan, pihaknya dibawah pimpinan Kanit Reskrim AKP Safri Wasdar membekuk sebanyak sepuluh orang pelaku curanmor yang merupakan sindikat spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang mengakui sebagai sindikat Kotabumi Tanggamus dan beraksi di wilayah DKI Jakarta.

“Sindikat yang kita tangkap ini merupakan spesialis curanmor menggunakan kunci T. Mereka biasanya beraksi di daerah perumahan, Kos-kosan dan pusat niaga yang ada sepeda motor terparkir” ujar AKP Indra Maulana kepada sejumlah media termasuk JURNALNUSANTARA.COM, di Jakarta, pada Rabu (04/09/19).

Seperti diketahui Ke sepuluh pelaku itu adalah AI (21), AS (26), DF (19), GOL (24), SHD (21), AlX (28), FB als D, F als Als, M als A dan SNG. Mereka memiliki peranan masing-masing, yakni sebagai pelaku, pengawas, serta penadah.

“Mereka merupakan sindikat Lampung. Kami mengamankan setidaknya Lima Belas unit sepeda motor, dan 2 kunci letter T, berikut anak kuncinya, 2 buah kunci Leter L,”terangnya.

Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Syafri Wasdar mengungkapkan, enam dari Sepuluh pelaku diberikan tindakan tegas terukur lantaran berusaha kabur saat
dibawa untuk menunjukkan tempat persembunyian tersangka lainnya di daerah Kamal.Saat pemeriksaan beberapa pelaku juga positif mengkonsumsi Narkotika Jenis Sabu

“Para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Pasal 480 KUHP tentang Penggelapan,” tandasnya.(han)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *