Dukung Revisi UU KPK, FORSI Minta DPR Memilih 5 Komisioner KPK Terbaik

IMG_20190911_152448-1152x648-576x324
Jurnal Nusantara.com – Ratusan massa dari Forum Santri Indonesia (FORSI) menggelar aksi di depan gedung DPR RI Jakarta, Rabu (11/9/2019). Dalam aksinya, FORSI menyatakan mendukung Revisi UU KPK demi semangat perbaikan dan penguatan kinerja KPK, khususnya dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Selain itu, FORSI juga meminta DPR memiIih 5 komisioner KPK yang terbaik dan pemberani yang sanggup melakukan perbaikan terhadap KPK.

Koordinator Aksi FORSI, Sufriadi, dalam orasinya mengatakan, Revisi UU Nomor 3O Tahun 2002 tentang KPK merupakan langkah tepat dan baik. Menurutnya, demi pembenahan dan penguatan kinerja pemberantasan korupsi ke depan, revisi itu jadi sebuah keharusan karena tidak ada lembaga penegak hukum yang sempurna, apalagi merasa paling benar dan hebat sendiri.

“KPK sebagai lembaga superbody kinerjanya tetap harus bisa dievaluasi dan dibenahi, khususnya peran KPK dalam hal pencegahan tindak pidana korupsi. Harus diakui KPK dalam upaya pencegahan atau menekan korupsi di Indonesia masih jauh sekali dari yang diharapkan. Terbukti salah satunya dengan maraknya OTT dilakukan KPK,” jelas Sufriadi.

Yang dikhawatirkan, kata Sufriadi, jika KPK tak bisa diawasi, Iembaga tersebut akan semena-semena. Sebab urgensi perlunya dewan pengawas guna memberikan pengawasan terhadap penyadapan sebagai langkah pencegahan dan mengurangi potensi penyalahgunaan kekuasaan. Apalagi, fungsi pengawasan sangat penting dalam lembaga negara di sebuah negara demokrasi manapun.

Hal lain yang harus jadi prioritas pembenahan di tubuh KPK, tambah Sufriadi, yaitu mengenai status atau posisi pegawai di KPK. Sebab belakangan sikap dan gaya pegawai KPK terkesan paling berkuasa di lembaga antirasuah itu.

“Semangat perbaikan atau pembenahan juga harus jadi agenda utama para capim yang saat ini sedang fit and proper test di Komisi III DPR RI. Semoga DPR bisa memilih 5 komisioner KPK terbaik dan pemberani yang bisa membawa perbaikan dan penguatan terhadap KPK. Artinya, KPK dengan ketua baru, UU baru, akan lahir semangat dan pradigma baru dengan meninggalkan pola-pola lama dalam pemberantasan korupsi,” pungkasnya. (red)

Post Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *